Peluang Kerja Harus Diperluas demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat -->

Header Menu

Peluang Kerja Harus Diperluas demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Rabu, 23 September 2026

Anggota DPRD Kabupaten Pati, Hj. Muntamah

PATI – JurnalSatuu.com,
Pembukaan lapangan kerja yang lebih luas dinilai menjadi salah satu solusi utama untuk mengatasi persoalan pengangguran di Kabupaten Pati. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Hj. Muntamah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memperkuat kebijakan penciptaan kesempatan kerja melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan investor agar angka pengangguran, kemiskinan, hingga potensi kriminalitas dapat ditekan secara bertahap.

Menurut Muntamah, meningkatnya angka pengangguran tidak hanya berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi memicu munculnya berbagai persoalan sosial. Karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap upaya menciptakan lapangan kerja yang mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah memperkuat kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang telah beroperasi di Kabupaten Pati. Selain itu, pemerintah juga perlu lebih aktif membuka peluang investasi agar semakin banyak perusahaan baru yang masuk dan membangun usahanya di daerah tersebut.

Sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Muntamah melihat masih banyak lulusan SMA maupun perguruan tinggi yang belum memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus segera direspons melalui kebijakan yang mampu memperluas kesempatan kerja.

"Pemkab harus menyediakan lapangan pekerjaan dengan cara menggandeng perusahaan terkait," ujar Muntamah.

Menurut Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Pati itu, investasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran perusahaan baru tidak hanya memberikan peluang kerja bagi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan sektor usaha lainnya seperti perdagangan, jasa, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Pati terus membangun komunikasi dengan calon investor yang ingin mengembangkan usaha di wilayah Pati. Dengan semakin banyak investasi yang masuk, kebutuhan tenaga kerja juga akan meningkat sehingga mampu mengurangi jumlah pengangguran.

Muntamah menilai keberanian pemerintah daerah dalam menjalin kemitraan dengan investor menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, peluang investasi yang tersedia harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Apabila ada kesempatan harus berani menjalin kerja sama dengan investor lain, yang dapat membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas. Adanya banyak lapangan pekerjaan, kami berharap dapat mengurangi pengangguran," katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penurunan angka pengangguran akan berdampak langsung terhadap berkurangnya tingkat kemiskinan di Kabupaten Pati. Masyarakat yang memiliki pekerjaan tetap akan memperoleh penghasilan sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Meskipun demikian, Muntamah mengakui bahwa pengentasan kemiskinan bukanlah pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Dibutuhkan komitmen serta program yang berkelanjutan agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"Pemkab punya kewajiban menyejahterakan masyarakatnya, salah satunya adalah dengan membuka peluang kerja sehingga angka pengangguran dapat ditekan semaksimal mungkin," pungkasnya.

Ia berharap pemerintah daerah terus memperluas sinergi dengan dunia usaha, investor, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Dengan semakin banyak masyarakat yang bekerja, angka pengangguran diharapkan menurun, kesejahteraan meningkat, dan potensi tindak kriminal yang dipicu oleh persoalan ekonomi dapat diminimalkan di Kabupaten Pati. (Adv)