SEMARANG - JurnalSatuu.com, Kota Tegal, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Pemalang menyiapkan ratusan atlet untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Ketiganya menetapkan target berbeda, mulai dari perolehan medali emas hingga menembus 10 besar klasemen. Porprov dijadwalkan berlangsung 25–31 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya dan sejumlah daerah pendukung, dengan beberapa cabang olahraga memulai pertandingan lebih awal sejak 21 Oktober.
Ketua KONI Kota Tegal, Supardi, menyebut kontingen Tegal berjumlah 210 orang, terdiri atas 139 atlet, 31 pelatih dan asisten pelatih, 20 panitia, serta 20 pendamping. Mereka akan turun di 26 cabang olahraga dengan 106 nomor pertandingan. Target yang dipasang adalah 15 emas dan peringkat 15–20, lebih tinggi dibanding Porprov 2023 saat Tegal meraih tujuh emas dan finis di peringkat ke-25. Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, meminta atlet berjuang maksimal. “Kota Tegal harus mampu membawa pulang medali sesuai target yang telah ditetapkan. Kita tidak cukup hanya berpartisipasi, tetapi harus berjuang secara maksimal untuk meraih prestasi,” tegasnya di Pendopo Ki Gede Sebayu, Selasa (13/10/2026). Atlet kempo, Fahad Barmada Sani, menyambut dengan semangat. “Wani mangkat, siap berkeringat,” ujarnya.
Sementara itu, Kabupaten Cilacap mengirim 184 atlet di 32 cabang olahraga. Ketua KONI Cilacap, Bambang Sri Wahono, menargetkan kontingennya masuk 10 besar, setelah pada 2023 berada di peringkat ke-14 dengan 16 emas, 17 perak, dan 32 perunggu. Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menjanjikan bonus tambahan untuk peraih emas. “Jika Kontingen Cilacap berhasil masuk 10 besar, saya akan menambah bonus pemenang medali emas dari KONI menjadi Rp50 juta. Bahkan jika mampu menembus 5 besar, bonus emas kita naikkan menjadi Rp75 juta per medali,” tegasnya di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Senin (12/10/2026).
Di Kabupaten Pemalang, 133 atlet akan bertanding di 27 cabang olahraga dengan target delapan emas. Persiapan dilakukan lewat pemusatan latihan tiga bulan dan sejumlah uji coba. Ketua KONI Pemalang, Prasetyo Widiyatmoko, menyebut kontingen didukung 37 official (27 pelatih dan 10 asisten pelatih) serta 27 pendamping cabang olahraga. Pemkab juga berencana menyediakan support center di stadion untuk menunjang pembinaan atlet.
Porprov XVII menjadi ajang menguji hasil pembinaan olahraga di tiap daerah, dan hasil pertandingan akan menunjukkan sejauh mana target tercapai.
(Hms.Jtg)
