PATI – JurnalSatuu.com, Forum pemaparan Rencana Strategis (Renstra) Perumda Air Minum Tirta Bening Kabupaten Pati periode 2027–2031 yang digelar di kantor PDAM Pati, Kamis, 24 September 2026, dinilai sebagai sebuah langkah baru dalam pola pengawasan terhadap perusahaan daerah tersebut.
Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyebut forum semacam ini belum pernah
ada sebelumnya sepanjang dirinya menjalankan tugas sebagai pengawas PDAM. Ia
menilai, kehadiran forum pemaparan Renstra secara langsung memberi ruang bagi
DPRD untuk lebih memahami arah kebijakan perusahaan ke depan.
Dalam pemaparan tersebut, Komisi B turut menyoroti target penurunan angka
kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW), dari posisi sekitar 42 persen pada
2026 menjadi 29 persen pada 2027. Muslihan menegaskan, target ini perlu terus
dikawal secara serius, sebab tingginya angka kehilangan air berdampak langsung
terhadap berkurangnya potensi pendapatan perusahaan.
Ia menekankan, Renstra yang telah disusun jangan sampai hanya menjadi
dokumen formalitas semata, melainkan harus benar-benar dijadikan tolok ukur
kinerja Perumda Tirta Bening selama lima tahun mendatang, mulai dari 2027
hingga 2031.
Selain itu, Muslihan turut menaruh harapan besar terhadap peningkatan
pendapatan perusahaan, yang pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan
dividen yang disetorkan kepada Pemerintah Kabupaten Pati sebagai bagian dari
Pendapatan Asli Daerah (PAD).
.png)