Jemput Informasi Calon Peserta Sekolah Rakyat, DPRD Pati Minta Aparat Desa Aktif -->

Header Menu


Jemput Informasi Calon Peserta Sekolah Rakyat, DPRD Pati Minta Aparat Desa Aktif

Rabu, 15 Juli 2026

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo

PATI – JurnalSatuu.com,
DPRD Kabupaten Pati mendorong pemerintah daerah untuk melibatkan pemerintah desa, kecamatan, hingga perangkat wilayah dalam memperluas sosialisasi Program Sekolah Rakyat. Langkah tersebut dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan jumlah peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) yang hingga kini belum memenuhi kuota.

Berdasarkan data Dinas Sosial, kuota Sekolah Rakyat tingkat SD sebanyak 90 siswa baru terisi 32 peserta. Padahal, pelaksanaan tahun ajaran baru semakin dekat sehingga pemerintah perlu bergerak lebih cepat dalam menjangkau masyarakat yang menjadi sasaran program.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan penyampaian informasi secara langsung jauh lebih efektif dibanding hanya mengandalkan media sosial.

"Informasi mengenai Sekolah Rakyat harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat. Jangan hanya mengandalkan media sosial. Karena tidak semua keluarga memiliki akses terhadap platform digital," ungkap Teguh.

Menurutnya, masih banyak keluarga kurang mampu yang belum memperoleh informasi karena keterbatasan akses terhadap teknologi informasi. Oleh sebab itu, pemerintah desa diharapkan tidak hanya menunggu masyarakat datang mencari informasi, tetapi juga aktif menyampaikan program tersebut kepada warga yang memenuhi syarat.

Ia menilai kepala desa, camat, ketua RT/RW, hingga tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menyukseskan Program Sekolah Rakyat. Dengan jaringan yang dimiliki di tingkat lokal, proses penyebaran informasi dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Selain memperluas sosialisasi, DPRD Kabupaten Pati juga berharap proses verifikasi calon peserta tetap mengedepankan prinsip ketepatan sasaran agar program benar-benar dinikmati oleh keluarga yang membutuhkan.

Menurut Teguh, pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan. Oleh sebab itu, setiap anak yang memenuhi syarat harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat.

DPRD Kabupaten Pati menyatakan akan terus mendukung berbagai langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Dengan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat, kuota peserta didik diharapkan segera terpenuhi sehingga Program Sekolah Rakyat dapat berjalan maksimal sejak awal tahun ajaran baru. (Adv)