Bupati Boyolali, Agus Irawan cek langsung perbaikan jalan untuk persiapan jalur mudik.
JurnalSatuu.com, BOYOLALI - Salah satu dampak cuaca ekstrem yang melanda Indonesia akhir-akhir ini adalah kerusakan jalan akibat hujan yang sangat lebat secara terus-menerus. Pertengahan ramadan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Boyolali mulai mengerjakan perbaikan ruas jalan yang nanti akan dijadikan jalur mudik bagi masyarakat.
Ditemui di ruas jalan Logerit Mojosongo pada Jumat (6/2/2026) pagi, Kepala DPUPR Kabupaten Boyolali Yulius Bagus Triyanto mengatakan, untuk saat ini perbaikan diutamakan pada sembilan ruas jalan yang nanti dijadikan jalur mudik.
Sembilan ruas jalan itu adalah ruas jalan Karanggede-Boyoromo sepanjang 850 meter, kemudian ruas jalan Bangak - Sambi - Simo sepanjang 11,945 kilometer, dan ruas jalan Simo - Tanjung - Klego sepanjang 11,585 kilometer.
Selanjutnya ruas jalan Mojosongo - Pasekan sepanjang 5,610 kilometer, ruas jalan Ampel - Jetis sepanjang 4,15 kilometer, dan ruas jalan Simo - Nogosari - Kaliyoso 15,165 kilometer. Kemudian Jalan Diponegoro sepanjang 1,65 kilometer, ruas jalan Ngangkruk - Dukuhan - Sanggung sepanjang 10 kilometer, ruas jalan Simo - Papringan 5,190 kilometer dan ruas jalan Mangu - Nogosari.
Yulius menambahkan, hingga saat ini progres pengerjaan perbaikan jalan rata-rata sudah mencapai 30-40 persen. Proyek ini akan dikebut dan ditargetkan akan selesai pada H-10 lebaran.
"Target selesai ini kan kita menyesuaikan dengan Operasi Ketupat Candi dari Polda, jadi kita H-10 lebaran harus sudah selesai." ujar Yulius.
Meninjau langsung proyek perbaikan jalan tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan hari ini juga menyisir di beberapa lokasi. Pihaknya mengungkapkan, perbaikan jalan ini bertujuan agar warga dapat melaksanakan mudik dengan lancar dan nyaman.
"Harapannya untuk kenyamanan lalu lintas, kenyamanan warga, nanti untuk lebaran tahun ini bisa berjalan dengan baik." ungkap Bupati Agus kala ditemui di ruas jalan Cabean - Penggung.
Menanggapi hal tersebut, Joko, salah satu warga Candi Kidul yang membuka toko di sepanjang ruas jalan itu sangat berterimakasih kepada Pemkab Boyolali atas perbaikan jalan di daerahnya. Banyaknya jalan berlubang di wilayah tersebut sudah cukup parah dan berbahaya bagi pengendara yang melintas.
"Saya sebagai warga mengucapkan banyak-banyak terimakasih, dari dulu ya cuma kaya gini aja, sekarang ada perbaikan, ya terimakasih sekali." kata Joko. (Hms-Boyolali)
