Seleksi Beasiswa Santri Terbuka, Taj Yasin Tegaskan Jangan Harap Titip-Titipan -->

Header Menu


Seleksi Beasiswa Santri Terbuka, Taj Yasin Tegaskan Jangan Harap Titip-Titipan

Senin, 22 Juni 2026

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen,  saat acara Andalusia Bershalawat di Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Lelet, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas

BANYUMAS - JurnalSatuu.com, Program beasiswa santri dan pengasuh pesantren 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sudah mulai tahap seleksi. Panitia akan melakukan seleksi ketat terhadap implementasi program tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, saat acara Andalusia Bershalawat di Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Lelet, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jumat (19/6/2026).

Dia menjelaskan, seleksi itu melibatkan perwakilan dari ulama, pengelola pondok pesantren, hingga akademisi. Bahkan, mekanisme seleksinya juga akan dilakukan, dengan membaca kitab kuning (kitab klasik).

“Jadi jangan berharap nanti nitip Pak Yasin supaya bisa lolos ya. Kami ingin terbuka,” ucap dia.

Gus Yasin, sapaan wagub, menambahkan, antusiasme peserta yang mendaftar program beasiswa santri sangat tinggi. Saat ini sudah ada 800 lebih santri yang mendaftar melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni.

Sesuai jadwal, pendaftaran beasiswa santri untuk luar negeri sudah berakhir pada 13 Juni 2026. Saat ini memasuki tahapan seleksi yang akan berlangsung hingga 4 Juli mendatang. Adapun pendaftaran untuk program beasiswa S1 dalam negeri, berlangsung sampai dengan 10 Juli 2026. Seleksi akan dilaksanakan pada 13 Juli sampai 1 Agustus 2026.

Dikatakan, program beasiswa santri dan pengasuh pesantren, merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui akses pendidikan tinggi bagi kalangan santri

Pada kesempatan tersebut, Gus Yasin juga menyerahkan tali asih (bisyaroh) kepada 18 santri penghafal Al-Quran dari Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Lelet. Tali asih ini sebagai bentuk penghargaan kepada santri dari manapun berada yang menghafalkan Al-Qur’an di pondok pesantren yang ada di Jawa Tengah.

(Hms.Jtg)