DPRD Pati Minta Pemkab Segera Libatkan Pemerintah Pusat untuk Atasi Rob di Pesisir Utara -->

Header Menu


DPRD Pati Minta Pemkab Segera Libatkan Pemerintah Pusat untuk Atasi Rob di Pesisir Utara

Kamis, 18 Juni 2026



PATI — JurnalSatuu.com, Ancaman banjir rob yang terus melanda wilayah pesisir utara Kabupaten Pati mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Pati. Kondisi tersebut dinilai memerlukan penanganan lebih serius karena dampaknya semakin dirasakan masyarakat di sejumlah desa.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, meminta Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra segera berkoordinasi dan melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat agar mendapat dukungan penanganan yang lebih maksimal.

Menurut Ali, kewenangan untuk mengajukan bantuan dan kebijakan berada di pemerintah daerah. Karena itu, pihak legislatif mendorong agar langkah tersebut segera dilakukan sebelum dampak rob semakin meluas.

“Karena yang mempunyai kebijakan adalah Pak Bupati. Nanti kami bersama teman-teman akan menyampaikan kepada Pak Bupati Pati agar mendapatkan penanganan yang lebih khusus terkait dengan rob tersebut,” ujarnya baru-baru ini.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Pati, sedikitnya terdapat 10 desa yang terdampak banjir rob. Desa-desa tersebut berada di wilayah Kecamatan Margoyoso dan Kecamatan Tayu.

Ali Badrudin menilai persoalan rob tidak bisa dianggap sebagai masalah biasa. Jika tidak segera ditangani, ancaman yang muncul tidak hanya berupa genangan air, tetapi juga abrasi pantai akibat meningkatnya permukaan air laut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait kondisi yang terjadi, khususnya di Desa Tunggulsari.

Ia mengatakan, bantuan darurat melalui BPBD telah disalurkan berupa bambu serta sejumlah peralatan untuk mendukung penanganan sementara. Namun, perbaikan yang lebih permanen belum dapat dilakukan karena kondisi rob masih berlangsung.

“BPBD sudah bantu untuk Tunggulsari, bambu dan peralatan lain sudah kita kirimkan ke sana. Namun penanganannya masih menunggu kondisi tidak rob, karena saat ini kondisinya belum memungkinkan untuk dilakukan perbaikan,” kata Chandra.

Selain itu, Pemkab Pati sebelumnya telah mengalokasikan bantuan darurat sekitar Rp60 juta untuk mendukung penanganan sementara di kawasan terdampak sambil menunggu air pasang surut. (Red)