DPRD Pati Dorong Pemkab Tuntaskan Jalan Rusak dan Perbaikan Irigasi Secara Bertahap -->

Header Menu


DPRD Pati Dorong Pemkab Tuntaskan Jalan Rusak dan Perbaikan Irigasi Secara Bertahap

Kamis, 18 Juni 2026

PATI — JurnalSatuu.com,  Kondisi jalan rusak dan saluran irigasi yang belum optimal masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menilai dua sektor tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan secara berkelanjutan.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Karmijan, mengatakan bahwa luas wilayah Kabupaten Pati menjadi salah satu faktor yang membuat pemerataan pembangunan tidak mudah dilakukan. Menurutnya, wilayah yang membentang dari kawasan selatan hingga pesisir utara membutuhkan perhatian dan anggaran yang besar.

“Kondisi dan tantangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati ini luar biasa. Dari ujung selatan sampai ujung utara, yang menjadi persoalan utama adalah keterbatasan anggaran. Sementara masih banyak jalan yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menyebut bahwa kebutuhan pembangunan di Kabupaten Pati sangat banyak. Dengan jumlah 21 kecamatan, 401 desa, dan lima kelurahan, pemerintah daerah dituntut mampu melakukan pemerataan pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Karena itu, pihaknya akan terus mendorong Pemkab Pati agar mengoptimalkan program pembangunan infrastruktur pada tahun berjalan. Selain perbaikan jalan, sektor irigasi pertanian juga menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan produktivitas para petani.

Menurut Karmijan, masyarakat di Bumi Mina Tani telah lama menantikan perbaikan akses jalan maupun saluran irigasi yang memadai. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Pemkab Pati melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2027 menargetkan penyelesaian pembangunan infrastruktur secara bertahap. Program tersebut merupakan kelanjutan dari agenda pembangunan yang telah dimulai sejak 2025 hingga 2027.

Dengan adanya kesinambungan program tersebut, DPRD berharap pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Pati dapat semakin optimal. (Red)