PATI – JurnalSatuu.com, Wacana pembangunan pusat perbelanjaan modern atau mal di Kabupaten Pati mendapat respons positif dari DPRD Kabupaten Pati. Kehadiran mal dinilai dapat memberikan dampak ekonomi yang cukup besar, terutama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka peluang investasi baru di wilayah berjuluk Bumi Mina Tani tersebut.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten
Pati, Muslihan, mengatakan bahwa pembangunan mal pada prinsipnya merupakan
langkah yang baik bagi perkembangan daerah. Namun demikian, ia mengingatkan
agar seluruh proses perencanaan dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi
yang matang antara pemerintah daerah, investor, dan berbagai pihak terkait.
Menurutnya, komunikasi menjadi
aspek penting agar setiap kebijakan pembangunan dapat berjalan sesuai harapan
serta memperoleh dukungan dari berbagai elemen yang berkepentingan.
“Komunikasi antar stakeholder
yang terpenting, kehadiran mal sangat bagus, karena apa, ini pasti dapat
menaikkan PAD di Kabupaten Pati,” ujar Muslihan.
Ia menilai pembangunan pusat
perbelanjaan modern dapat memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi
lokal. Selain berpotensi menambah pemasukan daerah melalui pajak dan retribusi,
keberadaan mal juga diyakini mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi
masyarakat sekitar.
Muslihan menjelaskan bahwa sektor
perdagangan dan jasa merupakan salah satu penopang ekonomi daerah yang memiliki
peluang besar untuk terus berkembang. Oleh karena itu, investasi di bidang
tersebut perlu mendapat perhatian serius selama tetap mempertimbangkan
kepentingan masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Meski mendukung gagasan tersebut,
DPRD Kabupaten Pati mengaku belum menerima komunikasi resmi dari Pemerintah
Kabupaten Pati mengenai rencana pembangunan mal yang diwacanakan berada di
kawasan Plaza Puri. Informasi yang diterima dewan sejauh ini masih berasal dari
pemberitaan media.
“Kalau toh memang harus di situ
yang paling penting ada komunikasi. Kami sebagai legislatif juga nanti akan
mengundang dinas-dinas terkait,” katanya.
Menurut Muslihan, DPRD Kabupaten
Pati memiliki fungsi pengawasan sehingga perlu memperoleh penjelasan secara
langsung mengenai konsep pembangunan, skema investasi, hingga dampak yang
mungkin timbul terhadap lingkungan usaha yang sudah ada.
Ke depan, DPRD Kabupaten Pati
berencana memanggil organisasi perangkat daerah terkait guna memperoleh
gambaran yang lebih lengkap mengenai rencana tersebut. Langkah itu dinilai
penting agar pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi
masyarakat Kabupaten Pati.
Dengan semakin banyaknya investor
yang menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi, DPRD Kabupaten Pati berharap
setiap proses dapat dilakukan secara transparan sehingga mampu mendorong
pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Adv)
.jpg)