PATI – JurnalSatuu.com, Wacana pengembangan layanan angkutan pelajar di Kabupaten Pati mendapat dukungan dari DPRD setempat. Selain mendorong penambahan armada, dewan juga meminta agar pemerintah daerah mempercepat langkah penyediaan transportasi yang aman dan nyaman bagi siswa.
Saat ini, Dinas Perhubungan
Kabupaten Pati baru memiliki satu unit bus sekolah yang diperuntukkan bagi
siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk
mengakomodasi kebutuhan pelajar di berbagai jenjang pendidikan.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten
Pati, Joni Kurnianto, mengatakan bahwa kebutuhan transportasi pelajar akan
terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas pendidikan dan kepadatan
kendaraan di jalan raya.
Karena itu, DPRD Kabupaten Pati
mendorong adanya langkah konkret guna menambah jumlah armada yang dapat
digunakan untuk melayani siswa di berbagai wilayah.
“Kita meminta supaya Dishub ini
membuat surat kepada DKI. Karena DKI ini punya jangka waktu pemakaian angkot
sama bus ini banyak yang nganggur, kita minta hibah dari DKI,” kata Joni.
Sementara itu, Sekretaris Dinas
Perhubungan Kabupaten Pati, Andreas Frans Indarta, menjelaskan bahwa pihaknya
tengah menyiapkan konsep pemanfaatan angkutan yang sudah ada untuk mendukung
layanan penjemputan pelajar.
“Untuk saat ini memang kita
memberdayakan angkutan. Ke depan kita akan memberdayakan dari angkutan kota
untuk penjemputan di masing-masing sekolah dan nanti akan dikoordinasikan
dengan sekolah masing-masing,” jelas Andreas.
Ia menambahkan bahwa Dishub telah
melakukan koordinasi internal guna membahas mekanisme pelaksanaan program,
termasuk kebutuhan anggaran dan pola operasional di lapangan. Saat ini
pembahasan masih terus dilakukan agar program dapat berjalan efektif dan tepat
sasaran.
Berdasarkan rencana awal, layanan
penjemputan akan difokuskan terlebih dahulu pada sekolah-sekolah yang berada di
kawasan perkotaan, mulai dari SMP Negeri 1 hingga SMP Negeri 8 Pati. Program
tersebut diwacanakan mulai berjalan pada tahun 2026.
DPRD berharap pengembangan
layanan transportasi pelajar dapat menjadi salah satu langkah untuk
meningkatkan keselamatan siswa sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di
sekitar lingkungan sekolah. Dengan dukungan armada yang memadai, akses
pendidikan di Kabupaten Pati diyakini akan semakin baik dan merata. (Adv)
.png)