DPRD Dukung Program Angkutan Pelajar, Dishub Pati Siapkan Skema Penjemputan Sekolah -->

Header Menu


DPRD Dukung Program Angkutan Pelajar, Dishub Pati Siapkan Skema Penjemputan Sekolah

Sabtu, 20 Juni 2026

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto

PATI – JurnalSatuu.com,
Wacana pengembangan layanan angkutan pelajar di Kabupaten Pati mendapat dukungan dari DPRD setempat. Selain mendorong penambahan armada, dewan juga meminta agar pemerintah daerah mempercepat langkah penyediaan transportasi yang aman dan nyaman bagi siswa.

Saat ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Pati baru memiliki satu unit bus sekolah yang diperuntukkan bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk mengakomodasi kebutuhan pelajar di berbagai jenjang pendidikan.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengatakan bahwa kebutuhan transportasi pelajar akan terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas pendidikan dan kepadatan kendaraan di jalan raya.

Karena itu, DPRD Kabupaten Pati mendorong adanya langkah konkret guna menambah jumlah armada yang dapat digunakan untuk melayani siswa di berbagai wilayah.

“Kita meminta supaya Dishub ini membuat surat kepada DKI. Karena DKI ini punya jangka waktu pemakaian angkot sama bus ini banyak yang nganggur, kita minta hibah dari DKI,” kata Joni.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Andreas Frans Indarta, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan konsep pemanfaatan angkutan yang sudah ada untuk mendukung layanan penjemputan pelajar.

“Untuk saat ini memang kita memberdayakan angkutan. Ke depan kita akan memberdayakan dari angkutan kota untuk penjemputan di masing-masing sekolah dan nanti akan dikoordinasikan dengan sekolah masing-masing,” jelas Andreas.

Ia menambahkan bahwa Dishub telah melakukan koordinasi internal guna membahas mekanisme pelaksanaan program, termasuk kebutuhan anggaran dan pola operasional di lapangan. Saat ini pembahasan masih terus dilakukan agar program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Berdasarkan rencana awal, layanan penjemputan akan difokuskan terlebih dahulu pada sekolah-sekolah yang berada di kawasan perkotaan, mulai dari SMP Negeri 1 hingga SMP Negeri 8 Pati. Program tersebut diwacanakan mulai berjalan pada tahun 2026.

DPRD berharap pengembangan layanan transportasi pelajar dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan keselamatan siswa sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lingkungan sekolah. Dengan dukungan armada yang memadai, akses pendidikan di Kabupaten Pati diyakini akan semakin baik dan merata. (Adv)