Dewan Warsiti Sebut, UMKM Berperan Besar Tekan Pengangguran dan Kemiskinan di Kabupaten Pati -->

Header Menu


Dewan Warsiti Sebut, UMKM Berperan Besar Tekan Pengangguran dan Kemiskinan di Kabupaten Pati

Sabtu, 20 Juni 2026

 


Warsiti, salah satu Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati

PATI – JurnalSatuu.com, - Keberadaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, UMKM juga terbukti mampu membuka lapangan kerja dan membantu menekan angka pengangguran serta kemiskinan. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti.

Menurut Warsiti, sektor UMKM selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat Kabupaten Pati. Banyak usaha kecil dan menengah yang berkembang di berbagai wilayah, mulai dari sektor kuliner, kerajinan, perdagangan, pertanian, hingga industri rumahan yang mampu menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar.

"UMKM memiliki kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian masyarakat. Selain membantu meningkatkan pendapatan keluarga, sektor ini juga mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pelaku UMKM di Kabupaten Pati memanfaatkan tenaga kerja lokal dalam menjalankan usahanya. Kondisi tersebut memberikan dampak positif karena masyarakat yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan dapat memperoleh penghasilan dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.

Menurut Warsiti, semakin berkembang UMKM di suatu daerah, maka semakin besar pula peluang terciptanya lapangan kerja baru. Oleh karena itu, keberlangsungan dan pengembangan sektor UMKM perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

"Kita harus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM agar usaha mereka terus berkembang. Ketika usaha berkembang, maka kebutuhan tenaga kerja juga akan meningkat dan pada akhirnya akan membantu mengurangi pengangguran," katanya.

Legislator dari PDI Perjuangan tersebut menambahkan bahwa pengurangan angka pengangguran akan berdampak langsung terhadap upaya penanggulangan kemiskinan. Masyarakat yang memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap akan lebih mampu memenuhi kebutuhan hidup, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Warsiti mendorong para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memanfaatkan teknologi digital guna memperkuat daya saing usaha mereka. Menurutnya, UMKM yang mampu bertahan dan berkembang akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat luas.

"Kami berharap UMKM di Kabupaten Pati terus tumbuh dan berkembang. Semakin banyak UMKM yang maju, maka semakin besar pula kontribusinya dalam membuka lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Ia optimistis, dengan dukungan yang tepat serta semangat para pelaku usaha untuk terus berinovasi, sektor UMKM akan tetap menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan perekonomian Kabupaten Pati yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan. (Red)