Aspirasi Warga Tompegunung Masuk DPRD, Perbaikan Jalan Penghubung Kayen Akan Diusulkan di Perubahan APBD -->

Header Menu


Aspirasi Warga Tompegunung Masuk DPRD, Perbaikan Jalan Penghubung Kayen Akan Diusulkan di Perubahan APBD

Rabu, 17 Juni 2026


PATI — JurnalSatuu.com,  Upaya masyarakat Desa Tompegunung, Kecamatan Sukolilo, untuk memperjuangkan perbaikan jalan menuju Desa Durensawit, Kecamatan Kayen, mulai mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Pati.

Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto memastikan aspirasi warga akan dibahas dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) pada saat pembahasan perubahan APBD tahun 2026.

Puluhan warga sebelumnya mendatangi Kantor Bupati Pati pada Rabu (17/6/2026). Mereka meminta Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra segera merealisasikan pembangunan jalan yang dinilai penting bagi mobilitas masyarakat.

Joni mengatakan bahwa Komisi C telah menerima laporan dan aspirasi dari masyarakat mengenai kondisi jalan tersebut. Bahkan, aspirasi itu sudah pernah disampaikan saat audiensi dengan DPUTR beberapa waktu lalu.

Menurutnya, DPRD memiliki komitmen untuk menindaklanjuti berbagai laporan kerusakan infrastruktur yang masuk dari masyarakat. Selain melalui pengaduan langsung, banyak informasi yang diperoleh dari perkembangan di media sosial.

“Nanti kami bawa ke rapat Banggar saat membahas perubahan anggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah melakukan pembahasan di tingkat komisi, pihaknya biasanya turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi jalan yang dilaporkan warga.

Sementara itu, Sumarlan yang menjadi perwakilan masyarakat Tompegunung menjelaskan bahwa akses menuju Durensawit merupakan jalur yang lebih dekat menuju Kecamatan Kayen. Oleh karena itu, keberadaan jalan yang layak sangat dibutuhkan warga.

Ia menyebut, pada masa kepemimpinan Bupati nonaktif Sudewo, perbaikan ruas tersebut sempat dijanjikan. Namun, rencana itu belum terealisasi hingga sekarang.

Warga pun berharap adanya dukungan dari DPRD dan pemerintah daerah dapat mempercepat terealisasinya pembangunan jalan tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat pada tahun 2026. (Red)