PATI – JurnalSatuu.com, DPRD Kabupaten Pati terus memantau perkembangan persoalan bantuan stimulan puso yang menjadi keluhan sejumlah warga Desa Pasuruhan, Kecamatan Kayen. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin memastikan lembaganya akan mengawal proses penyelesaian hingga seluruh permasalahan mendapatkan kejelasan.
Saat ini, DPRD Kabupaten Pati
masih menunggu pelaksanaan pertemuan yang akan mempertemukan pihak BPBD
Kabupaten Pati, Kecamatan Kayen, dan kelompok tani penerima bantuan.
Pertemuan tersebut merupakan
tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya digelar bersama unsur pimpinan
DPRD, Komisi B, Komisi D, BPBD, serta perwakilan petani.
Ali menjelaskan bahwa forum di
tingkat kecamatan dipilih sebagai langkah untuk menyelesaikan persoalan secara
terbuka dan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan.
Ia menilai penyamaan data menjadi
hal yang sangat penting karena selama ini muncul dugaan terkait nominal bantuan
yang diterima sebagian penerima manfaat.
"Hasil pertemuan kemarin
atas saran DPRD Kabupaten Pati disarankan diselesaikan di tingkat kecamatan
biar tidak ada dugaan atau suudzon," ujarnya.
Menurut dia, masyarakat berhak
memperoleh informasi yang jelas mengenai bantuan yang diberikan pemerintah.
Oleh karena itu, penerima bantuan nantinya akan diminta memberikan keterangan
langsung terkait dana yang diterima.
"Nanti harus diundang calon
penerima benarkah menerima sesuai nominal. Kalau tidak benar ya biar
dikembalikan agar sesuai, tugas kita hanya meluruskan sesuai fungsi kita,"
kata Ali.
Selain fokus pada dugaan
ketidaksesuaian nominal bantuan, DPRD Kabupaten Pati juga menyoroti adanya
laporan bahwa sebagian kelompok tani belum menerima bantuan sama sekali.
Informasi tersebut sebelumnya
disampaikan oleh Kepala BPBD Pati dalam pembahasan bersama DPRD. Karena itu,
DPRD Kabupaten Pati menilai perlu ada verifikasi menyeluruh agar tidak ada
petani yang terlewat dari daftar penerima bantuan.
Ali menegaskan bahwa fungsi
pengawasan DPRD Kabupaten Pati akan terus dijalankan selama proses penanganan
persoalan berlangsung. Tujuannya agar bantuan yang bersumber dari pemerintah
benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.
"Disampaikan pak kepala BPBD
kalau pembagian uang korban banjir harus selesai, tetapi tidak diselesaikan di
hari itu," ungkapnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat
hadir dalam pertemuan yang direncanakan di Kecamatan Kayen sehingga setiap
persoalan dapat dibahas secara langsung dan terbuka.
Melalui langkah tersebut, DPRD
Kabupaten Pati optimistis polemik bantuan puso di Desa Pasuruhan dapat segera
terselesaikan. Selain memberikan kepastian kepada petani, penyelesaian yang
transparan juga diharapkan mampu mencegah munculnya kesalahpahaman dan menjaga
kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah.
.jpg)