Ali Badrudin Tunggu Pertemuan BPBD dan Kelompok Tani, DPRD Pastikan Kasus Bantuan Puso Dikawal -->

Header Menu


Ali Badrudin Tunggu Pertemuan BPBD dan Kelompok Tani, DPRD Pastikan Kasus Bantuan Puso Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin

PATI
– JurnalSatuu.com, DPRD Kabupaten Pati terus memantau perkembangan persoalan bantuan stimulan puso yang menjadi keluhan sejumlah warga Desa Pasuruhan, Kecamatan Kayen. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin memastikan lembaganya akan mengawal proses penyelesaian hingga seluruh permasalahan mendapatkan kejelasan.

Saat ini, DPRD Kabupaten Pati masih menunggu pelaksanaan pertemuan yang akan mempertemukan pihak BPBD Kabupaten Pati, Kecamatan Kayen, dan kelompok tani penerima bantuan.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya digelar bersama unsur pimpinan DPRD, Komisi B, Komisi D, BPBD, serta perwakilan petani.

Ali menjelaskan bahwa forum di tingkat kecamatan dipilih sebagai langkah untuk menyelesaikan persoalan secara terbuka dan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan.

Ia menilai penyamaan data menjadi hal yang sangat penting karena selama ini muncul dugaan terkait nominal bantuan yang diterima sebagian penerima manfaat.

"Hasil pertemuan kemarin atas saran DPRD Kabupaten Pati disarankan diselesaikan di tingkat kecamatan biar tidak ada dugaan atau suudzon," ujarnya.

Menurut dia, masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai bantuan yang diberikan pemerintah. Oleh karena itu, penerima bantuan nantinya akan diminta memberikan keterangan langsung terkait dana yang diterima.

"Nanti harus diundang calon penerima benarkah menerima sesuai nominal. Kalau tidak benar ya biar dikembalikan agar sesuai, tugas kita hanya meluruskan sesuai fungsi kita," kata Ali.

Selain fokus pada dugaan ketidaksesuaian nominal bantuan, DPRD Kabupaten Pati juga menyoroti adanya laporan bahwa sebagian kelompok tani belum menerima bantuan sama sekali.

Informasi tersebut sebelumnya disampaikan oleh Kepala BPBD Pati dalam pembahasan bersama DPRD. Karena itu, DPRD Kabupaten Pati menilai perlu ada verifikasi menyeluruh agar tidak ada petani yang terlewat dari daftar penerima bantuan.

Ali menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Pati akan terus dijalankan selama proses penanganan persoalan berlangsung. Tujuannya agar bantuan yang bersumber dari pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.

"Disampaikan pak kepala BPBD kalau pembagian uang korban banjir harus selesai, tetapi tidak diselesaikan di hari itu," ungkapnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat hadir dalam pertemuan yang direncanakan di Kecamatan Kayen sehingga setiap persoalan dapat dibahas secara langsung dan terbuka.

Melalui langkah tersebut, DPRD Kabupaten Pati optimistis polemik bantuan puso di Desa Pasuruhan dapat segera terselesaikan. Selain memberikan kepastian kepada petani, penyelesaian yang transparan juga diharapkan mampu mencegah munculnya kesalahpahaman dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah.