Sebanyak 85 KDMP di Pati Berjalan, Pemkab dan DPRD Optimistis Perkuat Ekonomi Lokal -->

Header Menu


Sebanyak 85 KDMP di Pati Berjalan, Pemkab dan DPRD Optimistis Perkuat Ekonomi Lokal

Kamis, 21 Mei 2026

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi

PATI – JurnalSatuu.com ,
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati terus menunjukkan progres positif. Hingga kini, puluhan koperasi desa telah selesai dibangun dan mulai menjalankan operasional untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menyatakan bahwa kesiapan operasional KDMP menjadi bukti program pemerintah pusat berjalan di daerah. Ia menyebut Kabupaten Pati termasuk wilayah yang cukup cepat dalam merealisasikan keberadaan koperasi desa tersebut.

“Kurang lebih sudah ada 80 lebih KDMP yang operasional di Kabupaten Pati dan fasilitas pendukungnya juga sudah siap,” ujar Hardi.

Menurutnya, koperasi desa memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, terutama dalam menampung berbagai hasil produksi warga. Selama ini, banyak petani dan nelayan mengalami kendala saat menjual hasil usahanya karena keterbatasan akses pasar.

Dengan adanya KDMP, lanjut Hardi, hasil produksi masyarakat diharapkan dapat terserap lebih baik sehingga mampu meningkatkan pendapatan warga desa.

“KDMP ini dibentuk untuk membantu menampung hasil pertanian, perikanan, dan berbagai hasil usaha masyarakat lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, manfaat keberadaan koperasi desa akan sangat besar apabila dikelola secara serius. Selain mendukung pemasaran hasil produksi, koperasi juga dinilai mampu menciptakan sistem ekonomi yang lebih mandiri di tingkat desa.

“Harapannya tentu masyarakat di lingkungan sekitar koperasi bisa lebih sejahtera,” tambah Hardi.

Sementara itu, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan bahwa perkembangan KDMP di Kabupaten Pati berjalan cukup baik. Sampai saat ini, sekitar 85 koperasi desa telah aktif beroperasi.

“Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Pati sudah ada sekitar 85 yang berjalan hingga saat ini,” ungkap Chandra.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pati akan terus memberikan dukungan agar koperasi dapat berkembang maksimal. Dukungan tersebut meliputi pembinaan pengelolaan koperasi hingga penguatan sistem operasional di lapangan.

Chandra berharap keberadaan KDMP nantinya dapat memperkuat perputaran ekonomi di desa-desa. Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, dampaknya diyakini akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Selain itu, koperasi juga diharapkan mampu membuka kesempatan usaha baru bagi masyarakat sekitar. Pemerintah daerah menilai konsep koperasi berbasis desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Program KDMP sendiri digagas sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi lokal. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, koperasi diharapkan menjadi sarana pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Ke depan, pemerintah daerah bersama DPRD berkomitmen terus mengawal perkembangan KDMP agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa di Kabupaten Pati. (Adv)