Plt Bupati Pati Sebut Reforma Agraria Bukan Sekadar Soal Lahan -->

Header Menu


Plt Bupati Pati Sebut Reforma Agraria Bukan Sekadar Soal Lahan

Jumat, 15 Mei 2026

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra

PATI – JurnalSatuu.com ,
Pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Pati terus didorong sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program tersebut dinilai tidak hanya berkaitan dengan urusan pertanahan, tetapi juga menyangkut pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Reforma Agraria Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026 Kabupaten Pati yang digelar di Ruang Kembang Joyo Setda Kabupaten Pati, Rabu (13/5).

Rakor tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, Forkopimda, perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Pati, serta sejumlah perangkat daerah terkait. Kegiatan itu menjadi forum koordinasi dalam mendukung program reforma agraria dan penataan ruang di wilayah Kabupaten Pati.

Dalam kesempatan tersebut, Chandra menegaskan bahwa reforma agraria memiliki tujuan yang lebih luas dibanding sekadar pengelolaan lahan. Menurutnya, program tersebut harus mampu mendorong masyarakat agar lebih produktif memanfaatkan lahan yang dimiliki.

“Jadi memang kalau kita bicara mengenai reforma agraria ini, tidak lebih dari bagaimana caranya kita berkomunikasi kepada masyarakat dan intinya adalah pemberdayaan dari lahan yang ada di masyarakat untuk kepentingan masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengelolaan program reforma agraria yang baik akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Selain membantu penataan ruang, reforma agraria juga dinilai mampu membuka peluang pengembangan sektor-sektor ekonomi produktif.

“Karena dengan reforma agraria ini, saya kira ini adalah satu langkah yang sangat baik untuk penataan ruang di pedesaan dan secara langsung untuk meningkatkan perekonomian di desa-desa,” katanya.

Chandra juga menekankan pentingnya kesamaan visi seluruh pihak dalam membangun ekonomi daerah. Ia menyebut berbagai sektor seperti pertanian, budidaya perikanan, peternakan, hingga UMKM perlu terus diperkuat melalui sinergi bersama.

“Intinya kita sama-sama dengan satu visi satu misi yaitu meningkatkan sektor-sektor pertanian, budidaya perikanan, peternakan, UMKM, dan yang lainnya adalah untuk perekonomian di daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, indikator keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya terlihat dari infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam meningkatkan taraf ekonomi mereka.

“Dan ini sangat penting, karena keberhasilan dari sebuah kabupaten ini kalau sisi ekonomi di masyarakat itu bisa tumbuh,” pungkas Chandra.

Pemkab Pati berharap pelaksanaan reforma agraria dapat terus berjalan optimal sehingga mampu menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan di masa mendatang. (Adv)