PATI – JurnalSatuu.com , DPRD Kabupaten Pati mengingatkan pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek semata. Dewan meminta seluruh program pembangunan benar-benar didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak nyata terhadap kehidupan warga.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten
Pati, Warjono, menegaskan pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dapat
menyelesaikan persoalan masyarakat di lapangan. Menurutnya, pemerintah harus
lebih cermat melihat kondisi riil sebelum menentukan kebijakan pembangunan.
“Pembangunan tidak boleh hanya
bersifat administratif, tetapi harus menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujar
Warjono.
Ia menjelaskan, infrastruktur
masih menjadi salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat, terutama
terkait akses jalan dan fasilitas penunjang aktivitas ekonomi warga. Karena
itu, pembangunan harus dilakukan berdasarkan skala kebutuhan dan pemerataan
wilayah.
Warjono menilai desa-desa di
Kabupaten Pati perlu mendapatkan perhatian lebih dalam program pembangunan
daerah. Menurutnya, desa memiliki peran penting dalam menopang perekonomian
daerah melalui sektor pertanian, perikanan, hingga usaha kecil masyarakat.
Ia mengatakan pembangunan
infrastruktur desa dapat membantu mempercepat distribusi hasil panen,
memperlancar mobilitas masyarakat, dan membuka peluang usaha baru bagi warga
setempat.
“DPRD mendorong agar pembangunan
tidak terpusat di wilayah tertentu saja. Desa-desa harus memperoleh perhatian
yang sama karena desa adalah fondasi ekonomi daerah,” tegasnya.
Selain mendorong pemerataan
pembangunan, DPRD juga memastikan akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap
seluruh proyek infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah daerah. Pengawasan
dilakukan agar penggunaan anggaran tetap tepat sasaran dan hasil pembangunan
memiliki kualitas baik.
Menurut Warjono, proyek
infrastruktur yang tidak diawasi dengan baik berpotensi menimbulkan persoalan
baru di kemudian hari. Karena itu, DPRD akan terus memantau pelaksanaan proyek
mulai dari tahap perencanaan hingga pengerjaan di lapangan.
“Mengawal anggaran infrastruktur
agar tepat sasaran. Memastikan pembangunan merata dan berkeadilan. Mengawasi
kualitas proyek pembangunan,” jelasnya.
Sementara itu, pembangunan
infrastruktur di Kabupaten Pati direncanakan mulai berjalan pada akhir Mei ini.
Tahap awal pembangunan akan difokuskan pada empat ruas jalan yang masuk
prioritas penanganan pemerintah daerah.
