Infrastruktur Harus Berdampak Nyata, DPRD Pati Ingatkan Pemerintah Fokus pada Kebutuhan Lapangan -->

Header Menu


Infrastruktur Harus Berdampak Nyata, DPRD Pati Ingatkan Pemerintah Fokus pada Kebutuhan Lapangan

Rabu, 13 Mei 2026

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Warjono

PATI – JurnalSatuu.com , DPRD Kabupaten Pati mengingatkan pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek semata. Dewan meminta seluruh program pembangunan benar-benar didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak nyata terhadap kehidupan warga.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Warjono, menegaskan pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dapat menyelesaikan persoalan masyarakat di lapangan. Menurutnya, pemerintah harus lebih cermat melihat kondisi riil sebelum menentukan kebijakan pembangunan.

“Pembangunan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujar Warjono.

Ia menjelaskan, infrastruktur masih menjadi salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat, terutama terkait akses jalan dan fasilitas penunjang aktivitas ekonomi warga. Karena itu, pembangunan harus dilakukan berdasarkan skala kebutuhan dan pemerataan wilayah.

Warjono menilai desa-desa di Kabupaten Pati perlu mendapatkan perhatian lebih dalam program pembangunan daerah. Menurutnya, desa memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah melalui sektor pertanian, perikanan, hingga usaha kecil masyarakat.

Ia mengatakan pembangunan infrastruktur desa dapat membantu mempercepat distribusi hasil panen, memperlancar mobilitas masyarakat, dan membuka peluang usaha baru bagi warga setempat.

“DPRD mendorong agar pembangunan tidak terpusat di wilayah tertentu saja. Desa-desa harus memperoleh perhatian yang sama karena desa adalah fondasi ekonomi daerah,” tegasnya.

Selain mendorong pemerataan pembangunan, DPRD juga memastikan akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh proyek infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah daerah. Pengawasan dilakukan agar penggunaan anggaran tetap tepat sasaran dan hasil pembangunan memiliki kualitas baik.

Menurut Warjono, proyek infrastruktur yang tidak diawasi dengan baik berpotensi menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. Karena itu, DPRD akan terus memantau pelaksanaan proyek mulai dari tahap perencanaan hingga pengerjaan di lapangan.

“Mengawal anggaran infrastruktur agar tepat sasaran. Memastikan pembangunan merata dan berkeadilan. Mengawasi kualitas proyek pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati direncanakan mulai berjalan pada akhir Mei ini. Tahap awal pembangunan akan difokuskan pada empat ruas jalan yang masuk prioritas penanganan pemerintah daerah.

Masyarakat berharap pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai rencana dan benar-benar meningkatkan kualitas infrastruktur daerah, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini masih membutuhkan perhatian lebih besar dari pemerintah. (Adv)