PATI – JurnalSatuu.com , Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Wardjono, menegaskan bahwa persoalan banjir di Kabupaten Pati tidak bisa ditangani secara parsial. Menurutnya, pemerintah daerah perlu membangun sistem drainase dan pengelolaan aliran air secara menyeluruh agar banjir tahunan tidak terus terjadi.
Politisi dari Fraksi PKS itu
menilai banjir yang sering merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pati dipicu
berbagai faktor, mulai dari sedimentasi sungai hingga buruknya sistem drainase
di kawasan permukiman warga.
Hal tersebut disampaikannya saat
mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Forum Wartawan Pati
(FWP) bekerja sama dengan Diskominfo Kabupaten Pati di Aula Diskominfo, Senin
(11/05/2026).
Dalam forum itu, Wardjono meminta
seluruh pihak memberikan perhatian serius terhadap persoalan banjir. Ia menilai
masyarakat selama ini terlalu sering menjadi korban akibat sistem pengairan
yang belum tertangani dengan baik.
“Permasalahan banjir ini harus
mendapat perhatian bersama. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban
akibat sistem drainase dan aliran sungai yang tidak tertangani dengan baik,”
tegasnya.
Menurut Wardjono, normalisasi
sungai memang menjadi langkah penting dalam penanganan banjir. Namun, upaya
tersebut tidak akan efektif jika drainase di lingkungan permukiman masih buruk
dan tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.
Karena itu, ia mendorong
pemerintah daerah menerapkan pola pembangunan infrastruktur yang terintegrasi.
Pembangunan jalan, kata dia, seharusnya tidak hanya fokus pada kualitas badan
jalan, tetapi juga sistem drainase yang mendukung.
“Normalisasi sungai penting,
tetapi pembenahan drainase di kawasan permukiman juga harus dilakukan supaya
aliran air lebih lancar. Penanganan perlu terintegrasi agar hasilnya maksimal
dan tidak bersifat sementara,” ujarnya.
Wardjono juga berharap program
pembangunan tahun anggaran 2026 lebih memprioritaskan daerah yang selama ini
menjadi langganan banjir. Ia ingin anggaran infrastruktur benar-benar digunakan
untuk menyelesaikan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.
Sebagai bagian dari fungsi
pengawasan, DPRD Kabupaten Pati disebut akan terus mengawal penggunaan anggaran
agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata terhadap penanganan banjir di
daerah.
