DPRD Pati Minta Renovasi Stadion Joyokusumo Tunggu Kepastian Dana Penuh -->

Header Menu


DPRD Pati Minta Renovasi Stadion Joyokusumo Tunggu Kepastian Dana Penuh

Sabtu, 16 Mei 2026

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto

PATI – JurnalSatuu.com ,
Ambisi menjadikan Stadion Joyokusumo sebagai stadion berstandar internasional mendapat dukungan sekaligus sorotan dari DPRD Kabupaten Pati. Dewan meminta proyek tersebut tidak dijalankan sebelum seluruh kebutuhan anggaran benar-benar dipastikan aman.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengingatkan bahwa proyek infrastruktur berskala besar harus direncanakan secara matang agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu berhati-hati sebelum memulai pembongkaran stadion lama. Sebab, anggaran yang tersedia saat ini masih jauh dari total kebutuhan pembangunan stadion berstandar FIFA tersebut.

“Jangan sampai proyek ini dipaksakan berjalan sementara anggarannya belum mencukupi. Kalau pembangunan berhenti di tengah jalan, dampaknya akan sangat merugikan,” ujar Joni.

Ia menyebutkan, hasil komunikasi dengan pemerintah pusat menunjukkan dana yang siap dikucurkan baru sekitar Rp65 miliar. Sementara kebutuhan total pembangunan diperkirakan mencapai Rp150 miliar.

Artinya, masih ada kekurangan anggaran sekitar Rp85 miliar yang hingga kini belum memiliki kepastian penuh. Kondisi itu membuat DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah tidak terburu-buru mengambil langkah teknis di lapangan.

Joni menilai, proyek renovasi stadion tidak boleh hanya berorientasi pada target pembangunan fisik. Pemerintah juga harus mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan kemampuan pembiayaan hingga proyek selesai sepenuhnya.

Karena itu, Komisi C DPRD Kabupaten Pati meminta adanya MoU resmi antara Pemerintah Kabupaten Pati dengan kementerian terkait. Nota kesepahaman tersebut dianggap penting untuk memastikan dukungan anggaran dari pemerintah pusat benar-benar tersedia.

“Harus ada komitmen yang jelas secara tertulis. Jangan sampai nanti daerah yang harus menanggung akibat ketika proyek belum siap secara finansial,” katanya.

Selain aspek anggaran, DPRD Kabupaten Pati juga mempertimbangkan dampak terhadap masyarakat. Stadion Joyokusumo selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga warga dan memiliki nilai ekonomi bagi pelaku usaha di sekitarnya.

Apabila stadion dibongkar tanpa kepastian pembangunan lanjutan, maka aktivitas masyarakat dikhawatirkan akan terganggu dalam waktu lama. Oleh sebab itu, DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Meski demikian, DPRD Kabupaten Pati tetap mendukung upaya peningkatan kualitas fasilitas olahraga di Kabupaten Pati. Renovasi stadion dinilai bisa menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi sepak bola daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Komisi C DPRD Kabupaten Pati juga memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap proses perencanaan proyek tersebut. Koordinasi dengan kementerian terkait akan diperkuat agar kebutuhan tambahan anggaran dapat segera dipenuhi.

Dengan adanya kepastian pendanaan, DPRD Kabupaten Pati berharap renovasi Stadion Joyokusumo nantinya benar-benar mampu menghadirkan stadion modern yang fungsional, aman, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Pati. (Adv)