PATI – JurnalSatuu.com , Komisi C DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah meningkatkan kekuatan konstruksi jalan di wilayah Kecamatan Sukolilo yang selama ini menjadi jalur kendaraan berat pengangkut material tambang.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Karmijan
mengatakan tingginya aktivitas truk bermuatan besar membuat jalan di kawasan
tersebut rentan mengalami kerusakan.
Menurut dia, pembangunan jalan di Sukolilo harus
disesuaikan dengan kondisi kendaraan yang melintas setiap hari agar usia jalan
lebih panjang.
“Tugas dari PU ketika membangun di sana ya harus
kualitas jalan ini ditingkatkan,” katanya.
Politikus PKS itu menilai kendaraan over tonase memang
menjadi persoalan utama yang perlu ditangani. Namun di sisi lain, kualitas
jalan juga harus ditingkatkan supaya mampu menahan beban kendaraan berat.
Ia menyebut jalur Sukolilo–Prawoto menuju Kudus
merupakan salah satu ruas yang paling sering dilalui truk bermuatan besar.
“Hampir setiap hari kendaraan berat lewat jalan itu,”
ujarnya.
Karmijan berharap DPUTR tidak hanya melakukan
perbaikan biasa, tetapi juga meningkatkan spesifikasi kekuatan jalan.
“Kalau awalnya kekuatan 250 ya kalau bisa
ditingkatkan. Diharapkan kualitas jalan ini kuat,” tegasnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas jalan penting
dilakukan agar kerusakan tidak terus berulang setiap tahun. Selain mengganggu
aktivitas masyarakat, jalan rusak juga dapat membahayakan keselamatan pengguna
jalan.
Ia menambahkan, penguatan infrastruktur akan lebih
efektif apabila diiringi dengan pengawasan terhadap kendaraan bermuatan
berlebih.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati
lainnya, Suyono mengatakan pihaknya akan membahas persoalan tersebut bersama
dinas terkait.
“Bagaimana jalan itu biar tidak cepat rusak, nanti
akan kita bicara dengan Dinas terkait,” ujarnya.
DPRD Kabupaten Pati berharap pemerintah daerah segera
mengambil langkah konkret untuk mengatasi kerusakan jalan di wilayah Sukolilo,
baik melalui peningkatan kualitas konstruksi maupun pengaturan kendaraan
bertonase berat.
Dengan demikian, jalan di kawasan tersebut diharapkan
lebih awet dan dapat menunjang aktivitas masyarakat serta distribusi ekonomi
secara optimal. (Adv)
