DPRD Pati Dorong Perlindungan Korban Kasus Asusila di Ponpes Tlogowungu -->

Header Menu


DPRD Pati Dorong Perlindungan Korban Kasus Asusila di Ponpes Tlogowungu

Sabtu, 09 Mei 2026

 

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin

PATI - JurnalSatuu.com , Kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Pati. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin meminta aparat kepolisian memberikan hukuman berat kepada pelaku. 

Ali menilai tindakan asusila yang dilakukan di lingkungan pendidikan agama sangat memprihatinkan dan mencoreng nama baik lembaga pendidikan pesantren.

“Saya ketua DPRD Kabupaten Pati mengecam dan mengutuk keras atas tindakan asulila oknum kyai tersebut,” ungkapnya. 

Ia mengatakan, meskipun tersangka telah ditetapkan oleh aparat penegak hukum, proses hukum harus tetap dilakukan secara terbuka agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganan kasus tersebut.

Selain mendorong penegakan hukum, DPRD Kabupaten Pati juga meminta Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Sosial segera memberikan perlindungan kepada para korban yang jumlahnya disebut mencapai puluhan orang.

Ali khawatir jika korban tidak segera mendapatkan pendampingan, maka dampak psikologis yang dialami bisa semakin berat.

“Saya juga mendorong pihak pemkab pati untuk mengambil langkah cepat penanganan thd para korban secara komprehensif,” katanya. 

Menurutnya, korban kekerasan seksual membutuhkan pendampingan menyeluruh, mulai dari dukungan psikologis hingga perlindungan hukum selama proses perkara berjalan.

Ia juga meminta aparat memastikan keamanan korban dan saksi agar tidak ada tekanan maupun ancaman dari pihak tertentu.

“Saya meminta agar ada jaminan keamanan bagi para korban, saksi dan keluarganya agar tidak mengalami tekanan, ancaman dan intervensi dari pihak manapun,” tandas Ali. 

DPRD Kabupaten Pati berharap kasus tersebut dapat diproses secara serius sehingga memberikan rasa keadilan bagi korban serta menjadi efek jera bagi pelaku kekerasan seksual. (Adv)