Pengelolaan Sampah Desa Belum Optimal, DPRD Pati Minta Evaluasi Total -->

Header Menu


Pengelolaan Sampah Desa Belum Optimal, DPRD Pati Minta Evaluasi Total

Selasa, 21 April 2026

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto

PATI – JurnalSatuu.com ,
 DPRD Kabupaten Pati meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan bank sampah di desa. Pasalnya, program yang bertujuan mengurangi persoalan sampah tersebut dinilai belum berjalan maksimal.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, menyampaikan bahwa praktik pembuangan sampah sembarangan masih sering terjadi di berbagai wilayah. Hal ini menunjukkan bahwa program yang sudah dicanangkan belum menyentuh kesadaran masyarakat secara luas.

Ia menilai, selama ini pengelolaan bank sampah lebih banyak berhenti pada tahap pembangunan fasilitas tanpa diiringi pengelolaan yang berkelanjutan.

“Sampah itu hanya sekadar retorika atau pencitraan. Pengelolaannya belum maksimal di masyarakat,” tegas Joni.

Menurutnya, jika bank sampah dijalankan dengan baik, manfaatnya tidak hanya untuk lingkungan tetapi juga ekonomi. Program tersebut dapat membuka peluang usaha baru sekaligus mengurangi beban TPA.

“Kalau program ini berjalan ya sangat bagus,” ujarnya.

Sementara itu, DLH Kabupaten Pati menyebut bahwa kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan utama. Kepala Bidang Kebersihan, Persampahan dan Pertamanan, Henri Setiawan, mengatakan bahwa desa sebenarnya sudah memiliki fasilitas pendukung.

Namun, keterlibatan masyarakat dalam mengelola sampah masih rendah. Ia menyebut banyak program yang akhirnya tidak berjalan karena kurangnya kepedulian.

“Harus ada embrio orang yang peduli dengan lingkungan sekitar,” kata Henri.

Kader Partai Demokrat ini menambahkan bahwa berbagai bantuan seperti TPS3R dan bank sampah sudah diberikan, namun tidak sedikit yang akhirnya terbengkalai.

Ke depan, diperlukan strategi yang lebih menyentuh aspek sosial dan edukasi masyarakat. Tanpa perubahan pola pikir, program sebaik apa pun akan sulit memberikan hasil yang optimal.

Dengan evaluasi menyeluruh dan keterlibatan semua pihak, diharapkan pengelolaan sampah di desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (Adv)