Minim Risiko, DPRD Pati Ajak Petani Gunakan Predator Alami Lawan Tikus -->

Header Menu


Minim Risiko, DPRD Pati Ajak Petani Gunakan Predator Alami Lawan Tikus

Kamis, 23 April 2026

Sekretaris Komisi B DPRD Kab. Pati, Mukit

PATI - JurnalSatuu.com , Serangan hama tikus yang kerap merugikan petani menjadi perhatian serius di Kabupaten Pati. Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menawarkan solusi alternatif yang dinilai lebih aman dan berkelanjutan, yakni dengan memanfaatkan burung hantu.

Menurutnya, burung hantu memiliki kemampuan alami dalam memangsa tikus, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai pengendali hama di area persawahan.

“Hewan ini merupakan predator alami tikus sehingga bisa melindungi tanaman petani,” ungkap Mukit.

Ia menilai, penggunaan burung hantu tidak hanya efektif, tetapi juga ramah lingkungan. Berbeda dengan pestisida yang berpotensi merusak tanah dan ekosistem, burung hantu justru membantu menjaga keseimbangan alam.

“Ini lebih ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan bahan kimia,” tambahnya.

Mukit menjelaskan bahwa burung hantu memiliki kemampuan berburu yang sangat baik. Selain memiliki pendengaran tajam, burung ini juga mampu terbang tanpa suara, sehingga mudah menangkap mangsa.

Bahkan, ia menyebut burung hantu mampu mendeteksi mangsa hingga jarak ratusan meter.

Untuk mendukung pemanfaatan burung hantu, ia meminta pemerintah daerah turut berperan aktif. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menyediakan rumah burung hantu atau rubuha di sekitar sawah.

“Dengan adanya Rubuha (Rumah Burung Hantu), burung hantu akan menetap dan membantu petani mengendalikan hama,” jelasnya.

Selain itu, Mukit juga mengingatkan agar petani tidak lagi menggunakan jebakan listrik yang berbahaya. Ia menilai metode tersebut sudah banyak menimbulkan korban.

“Basmi tikus dengan cara alami. Jangan gunakan jebakan listrik karena sangat berisiko bagi keselamatan,” tegasnya.

Melalui cara ini, ia berharap para petani dapat memperoleh hasil panen yang lebih optimal tanpa harus merusak lingkungan atau membahayakan diri sendiri. (Adv)