Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, saat menerima audiensi Direktur Utama BPJS Kesehatan
JAKARTA - JurnalSatu.com, Menteri Agama
Nasaruddin Umar, hari ini menerima audiensi Direktur Utama BPJS Kesehatan,
Prihati Pujowaskito. Pertemuan berlangsung di kantor pusat Kementerian Agama,
Jakarta.
Menag dan Dirut BPJS membahas
penguatan kolaborasi strategis dalam meningkatkan kesadaran jaminan kesehatan
nasional di lingkungan ekosistem keagamaan dan pendidikan Islam.
Menag menekankan bahwa kesehatan
merupakan fondasi utama bagi umat untuk dapat menjalankan amanah sebagai hamba
Tuhan. Ia menegaskan bahwa peran institusi jaminan kesehatan sangat selaras
dengan visi kementerian.
"Salah satu kepentingan
Kementerian Agama adalah untuk menjaga kesehatan umat. Dengan begitu, peran
BPJS juga tentu sangat penting dalam mencapai kepentingan ini," ujar
Menag, Kamis (9/4/2026).
Menag menyadari bahwa tantangan
terbesar saat ini masih berkutat pada pemahaman masyarakat mengenai sistem
gotong royong dalam pembiayaan kesehatan. Menurutnya, edukasi mengenai esensi
jaminan kesehatan harus terus ditingkatkan.
"Masalah yang sering terjadi di
BPJS ini tentu kan masalah iuran. Padahal, jika masyarakat paham betul
esensinya, pasti mereka akan sadar betapa pentingnya jaminan kesehatan,"
jelasnya.
Menurut Menag, membantu kesehatan sesama manusia memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi, bahkan setara dengan membangun infrastruktur fisik keagamaan. "Khairunnaasi anfa'uhum lin-naas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain," tutur Menag
Editor: Moh Khoeron
Fotografer: Firmandan Wijaya
,%20Nasaruddin%20Umar,%20saat%20menerima%20audiensi%20Direktur%20Utama%20BPJS%20Kesehatan.jpeg)