GRESIK
– JurnalSatuu , Pengusutan
kasus penipuan berkedok rekrutmen PNS di Kabupaten Gresik terus berkembang.
Aparat kepolisian kini mendalami dugaan adanya sindikat yang terlibat dalam
produksi dan distribusi dokumen palsu yang digunakan untuk menipu korban.
Kasus
ini menjadi perhatian serius karena melibatkan puluhan korban dengan modus yang
relatif serupa, yakni janji kelulusan menjadi aparatur sipil negara.
Kapolres
Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara
komprehensif, termasuk mengkaji keaslian dokumen dan jalur distribusinya.
“Kami
sudah berkoordinasi dengan Pemkab Gresik terkait dugaan penipuan dengan modus
penerimaan PNS,” ujarnya.
Ia
mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah data penting yang dapat
menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
“Kami
sudah mendapatkan beberapa data dan saat ini masih dalam tahap pendalaman,”
lanjutnya.
Kasus
ini bermula dari temuan seorang perempuan yang mengaku sebagai PNS dengan
membawa SK pengangkatan. Setelah dilakukan verifikasi, dokumen tersebut
dinyatakan palsu.
Dari
titik tersebut, polisi mulai menelusuri kemungkinan adanya sistem yang lebih
besar, termasuk dugaan produksi dokumen palsu yang dibuat menyerupai dokumen
resmi.
Polisi
juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran menjadi
PNS yang tidak melalui prosedur resmi.
“Jika
ada masyarakat yang menjadi korban, silakan melapor,” tegas Kapolres.
Hingga
kini, aparat masih terus mengembangkan kasus untuk memastikan seluruh pelaku
dapat diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (Red)
