PATI – JurnalSatuu.com , Sektor perikanan di Kabupaten Pati dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Melalui Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, mendorong pemerintah daerah untuk menggandeng investor dalam pengembangan industri pengolahan ikan.
Menurut
Yeti, selama ini hasil tangkapan nelayan belum memberikan nilai ekonomi
maksimal karena sebagian besar dijual dalam bentuk mentah ke luar daerah.
“Kita
lihat banyak hasil tangkapan hanya dijual mentah ke luar daerah,” ujarnya.
Kader
Partai Gerindra ini menilai, dengan adanya industri pengolahan di Kabupaten
Pati, hasil tangkapan tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah,
sehingga meningkatkan pendapatan nelayan.
“Kalau
diolah di daerah sendiri, tentu nilai jualnya akan meningkat,” tambahnya.
Selain
itu, ia juga optimistis bahwa masuknya investor akan membuka peluang kerja baru
bagi masyarakat lokal. Hal ini akan memberikan dampak positif terhadap
pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini
bisa menjadi ekonomi berkelanjutan dan menyerap tenaga kerja lokal,” jelasnya.
Sementara
itu, (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa Kabupaten Pati
memiliki potensi besar di sektor perikanan tangkap.
“Kita
memiliki sekitar 1.600 kapal purse seine dan cantrang,” ungkapnya.
