DPRD Pati Ingin Petani Milenial Lebih Terorganisir, Asosiasi Segera Dibentuk -->

Header Menu


DPRD Pati Ingin Petani Milenial Lebih Terorganisir, Asosiasi Segera Dibentuk

Senin, 20 April 2026

Ketua Komisi B DPRD Kab. Pati, Muslihan, S.Pd.I, M.Pd

PATI – JurnalSatuu.com , DPRD Kabupaten Pati menilai pentingnya pembentukan asosiasi petani milenial sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam dunia pertanian.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian terkait rencana tersebut. Namun, hingga kini organisasi petani milenial belum terbentuk secara struktural.

“Kalau secara umum kelompok tani sudah ada sekitar dua ribuan, tetapi untuk petani milenial belum terbentuk secara organisasi,” ungkapnya.

Ia menilai, keberadaan asosiasi sangat penting untuk memperkuat posisi petani milenial. Dengan adanya organisasi yang jelas, mereka dapat lebih mudah mengakses informasi, teknologi, serta program bantuan dari pemerintah.

Muslihan juga menekankan bahwa asosiasi dapat menjadi wadah untuk menyalurkan aspirasi petani. Berbagai persoalan yang dihadapi, seperti permodalan, pemasaran, hingga teknologi pertanian, dapat dibahas secara bersama.

“Dengan adanya wadah ini, komunikasi antara petani dan pemerintah akan lebih efektif,” ujarnya.

Selain fokus pada petani milenial, DPRD Kabupaten Pati juga mendorong pembentukan asosiasi petani singkong. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan harga dan meningkatkan nilai ekonomi komoditas tersebut.

“Supaya komoditas dan harga bisa lebih seimbang sesuai harapan,” jelasnya.

DPRD Kabupaten Pati  berharap pembentukan asosiasi ini dapat segera direalisasikan, sehingga sektor pertanian di Pati semakin kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan. (Adv)