PATI – JurnalSatuu.com, Upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus didorong pemerintah dinilai tidak akan berjalan maksimal apabila masyarakat masih bergantung pada kendaraan pribadi untuk aktivitas sehari-hari.
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, menilai salah satu kunci keberhasilan efisiensi BBM adalah tersedianya sarana transportasi umum yang nyaman, aman, dan mudah dijangkau masyarakat.
Menurutnya, hingga saat ini kondisi transportasi umum di Kabupaten Pati masih belum mampu memenuhi kebutuhan mobilitas warga, baik untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), pekerja swasta, pelajar, maupun masyarakat umum.
Narso menyebut, masyarakat akan sulit diajak beralih ke kendaraan umum apabila fasilitas dan layanannya belum memadai. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah agar lebih serius membenahi sektor transportasi umum sebagai bagian dari kebijakan jangka panjang.
“Kalau transportasi umum belum mendukung, masyarakat pasti tetap memilih kendaraan pribadi. Akibatnya, program efisiensi BBM juga sulit berhasil,” ujarnya.
Legislator dari Fraksi PKS itu menambahkan, pembenahan transportasi umum tidak bisa dilakukan secara instan. Pemerintah perlu menyiapkan sistem yang benar-benar layak, mulai dari armada, trayek, jadwal keberangkatan, hingga kenyamanan penumpang.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap persoalan tersebut, sehingga transportasi umum di Pati nantinya bisa menjadi pilihan utama masyarakat.
Dengan transportasi yang lebih baik, Narso optimistis masyarakat akan mulai beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Langkah itu dinilai mampu mendukung penghematan BBM sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pati. (Red)
