PATI – JurnalSatuu.com , Perkembangan teknologi dinilai dapat dimanfaatkan untuk menjaga warisan sejarah. Melalui Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, menegaskan pentingnya digitalisasi naskah kuno.
Menurutnya,
naskah kuno memiliki nilai sejarah yang tinggi, namun kondisi fisiknya sangat
rentan rusak. Oleh karena itu, digitalisasi menjadi solusi untuk menjaga
keberlangsungan informasi yang terkandung di dalamnya.
“Naskah
kuno kalau disentuh bisa rusak, tapi kalau sudah digital lebih aman dan mudah
dipelajari,” ujarnya.
Ia
menjelaskan bahwa saat ini jumlah naskah kuno yang telah terdokumentasi masih
terbatas. Dari 12 naskah yang dimiliki, sebagian telah dialihmediakan,
sementara sisanya masih dalam proses.
Narso
menilai, digitalisasi tidak hanya melindungi naskah dari kerusakan, tetapi juga
mempermudah akses bagi masyarakat.
“Dengan
sistem digital, masyarakat bisa belajar sejarah tanpa batasan tempat,” katanya.
Ia
juga menekankan pentingnya edukasi sejarah kepada generasi muda. Dengan
pendekatan digital, diharapkan minat belajar sejarah dapat meningkat.
“Supaya
tidak kepaten obor, generasi muda harus tahu sejarah daerahnya,” tegasnya.
DPRD
Kabupaten Pati berharap digitalisasi dapat terus dikembangkan sebagai bagian
dari upaya pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat
terhadap pentingnya sejarah daerah. (Adv)
