1.388 Guru Menunggu, Tunjangan Profesi di Pati Tertahan, Ini Penjelasan DPRD -->

Header Menu


1.388 Guru Menunggu, Tunjangan Profesi di Pati Tertahan, Ini Penjelasan DPRD

Kamis, 16 April 2026

Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo

PATI – JurnalSatuu.com , Sebanyak 1.388 guru di Kabupaten Pati harus bersabar lebih lama untuk menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan 3 dan 4 tahun 2025. Keterlambatan ini sempat menimbulkan kekhawatiran, namun DPRD Kabupaten Pati memastikan bahwa dana tersebut tetap aman.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, menjelaskan bahwa keterlambatan pencairan disebabkan oleh masalah administrasi yang belum rampung.

“Ini hanya tertunda, bukan tidak dibayarkan. Ada beberapa persyaratan administrasi yang masih perlu diselesaikan,” katanya.

Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Pati akan mengawal proses pencairan agar segera selesai. Bahkan, ia meminta para guru untuk melaporkan jika terjadi masalah lebih lanjut.

Sementara itu, Plt Sekretaris Disdikbud Pati, Paryanto, mengungkapkan bahwa total anggaran yang belum cair mencapai Rp2,7 miliar.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, menjelaskan bahwa keterlambatan disebabkan oleh proses administrasi regrouping yang belum selesai tepat waktu.

“Data administrasi regrouping yang terlambat menjadi kendala utama,” jelasnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa dana tersebut sudah tersedia dan hanya menunggu proses administratif di tingkat daerah.

“Dana sudah masuk ke Kabupaten Pati dan tinggal menunggu perubahan penjabaran APBD,” tambahnya.

Paryanto juga menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan pencairan dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan akhir April ini sudah bisa diselesaikan,” ujarnya.

Dengan adanya kepastian ini, para guru diharapkan dapat lebih tenang dan menunggu proses pencairan yang tengah berlangsung. DPRD Kabupaten Pati pun berkomitmen untuk terus mengawal agar hak para guru dapat segera terpenuhi. (Adv)