Tiga Cabor Cetak Sejarah, Salatiga Juara Umum III Popda Jateng 2026 -->

Header Menu

Tiga Cabor Cetak Sejarah, Salatiga Juara Umum III Popda Jateng 2026

Rabu, 09 September 2026


SALATIGA - JurnalSatuu.com,
Sejarah baru tercipta di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026. Untuk pertama kalinya, tiga cabang olahraga yakni renang, tinju, dan sepak bola berhasil menyumbangkan medali emas bagi Kota Salatiga dalam ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi Jawa Tengah. Torehan tersebut turut mengantarkan kontingen Salatiga mengoleksi 30 emas dari total 76 medali dan menempati posisi Juara Umum III.

Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi perkembangan olahraga pelajar Salatiga. Tak hanya menunjukkan peningkatan perolehan medali, keberhasilan tiga cabor meraih emas untuk pertama kalinya juga menandai semakin luasnya cabang olahraga yang mampu berkontribusi dalam prestasi Salatiga di tingkat provinsi.

Di balik capaian tersebut, muncul pula prestasi atlet-atlet muda yang menjadi gambaran kuatnya regenerasi olahraga Salatiga. Salah satunya Anschel Cahya Firasy, peraih medali emas kualifikasi panahan tingkat SD. Bagi Anschel, capaian tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus penyemangat untuk terus berlatih.

“Saya senang dan bangga bisa mendapatkan medali emas untuk Salatiga. Ini menjadi motivasi saya untuk terus berlatih, memperbaiki kemampuan dan bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi ke depannya,” ujar Anschel saat ditemui di Dispora Salatiga, Minggu (6/9/2026).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Salatiga, Budi Prasetiyono, menilai capaian Juara Umum III menunjukkan pembinaan olahraga pelajar di Salatiga berjalan semakin baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras atlet, pelatih, ofisial, orang tua, serta dukungan berbagai pihak.

“Hasil ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga pelajar di Salatiga semakin kompetitif. Yang paling penting bukan hanya medali yang kita bawa pulang, tetapi bagaimana kita membangun regenerasi atlet sejak usia dini agar prestasi ini bisa terus berlanjut,” jelas Budi.

Ia menambahkan, prestasi pada Popda 2026 akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperkuat pembinaan pada cabang olahraga yang telah menunjukkan potensi besar.

“Kita ingin prestasi ini tidak berhenti di Popda. Anak-anak yang sudah menunjukkan kemampuan harus terus dibina, diberikan ruang untuk berkembang dan dipersiapkan menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi,” imbuhnya.

Dengan perolehan 30 medali emas, Salatiga kembali menunjukkan diri sebagai salah satu kekuatan olahraga pelajar di Jawa Tengah. Lebih dari sekadar podium, capaian tersebut menjadi tanda tumbuhnya generasi atlet muda yang berani berkompetisi, berprestasi, dan membawa nama Salatiga semakin diperhitungkan di tingkat provinsi.  

(Hms.Jtg)