DPRD Pati Tinjau Sumur Bor Kodim 0718/Pati, Jawab Kebutuhan Air Warga Tanjungsekar -->

Header Menu

DPRD Pati Tinjau Sumur Bor Kodim 0718/Pati, Jawab Kebutuhan Air Warga Tanjungsekar

Sabtu, 05 September 2026


PATI – JurnalSatuu.com,
Kemarau panjang yang membuat sejumlah wilayah di Pati mengalami krisis air bersih, tak terkecuali Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi, mendapat respons dari jajaran Kodim 0718/Pati melalui pembangunan sumur bor. Fasilitas ini diresmikan pada Kamis, 3 September 2026, dan langsung ditinjau oleh Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Jaza Khoerul Sofyan atau Saprol.

Dalam kesempatan tersebut, Saprol menyebut Tanjungsekar sebagai salah satu desa dengan tingkat keparahan krisis air tertinggi di Pati akibat kemarau yang berlangsung lama.

“Desa ini memang sering terjadi kekurangan air. Sehingga saat musim kemarau ini, masyarakat sulit mendapatkan air. Alhamdulillah dengan adanya sumur bor ini, air sudah bisa jalan dan masyarakat sudah bisa menikmati air tersebut,” tuturnya saat ditemui di lokasi peresmian.

Ia menilai, hadirnya sumur bor ini menjadi bentuk bantuan yang sangat berarti bagi warga, mengingat sumber air menjadi kebutuhan pokok yang sulit dipenuhi selama musim kemarau. Tak sedikit warga yang langsung datang untuk mengambil air dari bak penampungan begitu fasilitas ini mulai beroperasi.

Sumur bor bantuan Kodim ini dibangun dengan kedalaman mencapai 80 meter. Kualitas airnya disebut cukup baik dan aman digunakan untuk kebutuhan harian seperti mandi dan memasak. Air hasil pengeboran ditampung dalam bak berkapasitas 5.000 liter agar dapat diakses warga secara berkelanjutan.

Menutup keterangannya, Saprol berharap program pembangunan sumur bor ini tidak berhenti di Tanjungsekar saja. Ia mendorong agar bantuan serupa diperluas ke desa-desa lain di Pati yang mengalami masalah serupa, dengan target keseluruhan mencapai 100 titik sumur bor di berbagai wilayah. (ADV)