PATI – JurnalSatuu.com, Realisasi bantuan keuangan (bankeu) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senilai Rp230 miliar untuk Kabupaten Pati pada 2026 menjadi perhatian DPRD setempat. Dana yang mencakup 259 kegiatan pembangunan sarana dan prasarana pedesaan itu diharapkan tidak hanya diawasi oleh dewan, tetapi juga oleh media massa.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, secara terbuka mengajak
insan pers untuk ikut memantau jalannya proyek-proyek yang dibiayai dari dana
bankeu tersebut. Ia meminta media tidak sungkan melaporkan bila menemukan
indikasi pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi maupun perencanaan awal.
“Teman-teman media saya harapkan ikut mengawasi pekerjaan-pekerjaan
infrastruktur yang bersumber dari Bantuan Keuangan Kabupaten tahun 2026. Kalau
memang ada yang tidak sesuai, silakan disampaikan dan diberitakan,” ujar Joni
saat ditemui, Senin, 7 September 2026.
Legislator Fraksi Demokrat tersebut menilai, sinergi pengawasan antara
DPRD, media, dan masyarakat menjadi kunci agar program pembangunan yang
bersumber dari bankeu benar-benar tepat sasaran dan berkualitas.
“Media punya peran penting sebagai kontrol sosial. Mari bersama-sama
mengawal agar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati berjalan dengan baik
dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (ADV)
.png)