Tunggu Restu Gubernur, Golkar Pati Kejar Pelantikan PAW Legislator pada September -->

Header Menu

Tunggu Restu Gubernur, Golkar Pati Kejar Pelantikan PAW Legislator pada September

Kamis, 20 Agustus 2026

Ketua DPD Golkar Pati, Endah Sri Wahyuningati atau Bu Ning

PATI – JurnalSatuu.com,
DPD Partai Golkar Kabupaten Pati terus mengejar penyelesaian proses Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk mengisi satu kursi anggota DPRD Kabupaten Pati yang kosong. Kursi tersebut ditinggalkan almarhum Riyanto yang meninggal dunia pada April 2026.

Ketua DPD Golkar Pati, Endah Sri Wahyuningati atau Bu Ning, mengatakan proses PAW saat ini masih berlangsung. Pengajuan administrasi telah diteruskan ke tingkat provinsi, sedangkan pihaknya kini menunggu surat dari Gubernur Jawa Tengah.

Surat tersebut diperlukan sebelum pihak Golkar dapat mengajukan penjadwalan pelantikan anggota DPRD pengganti di Kabupaten Pati.

“Kami sudah proses PAW berjalan. Pengajuan ke provinsi sehingga kita menunggu gubernur turun surat, setelah itu kita ajukan penjadwalan di Pati terkait pelantikan PAW,” ujarnya.

Selain menunggu surat dari gubernur, proses PAW juga masih berkaitan dengan arahan DPD Golkar Provinsi Jawa Tengah. Endah mengatakan sejumlah tahapan sebelumnya membuat proses pengisian kursi kosong tersebut membutuhkan waktu.

Untuk calon pengganti, mekanismenya mengacu pada urutan perolehan suara dalam Pemilu Legislatif sebelumnya. Kandidat dengan perolehan suara tepat di bawah Riyanto menjadi dasar untuk menentukan anggota yang akan menggantikannya.

Dirinya optimistis seluruh tahapan dapat segera diselesaikan. Ia berharap surat dari gubernur dan arahan DPD Golkar Jawa Tengah dapat diterima sebelum akhir Agustus sehingga pelantikan dapat dilakukan pada awal September.

“Kalau September optimis, kami mencoba di Agustus tersisa ini dari gubernur dan DPD Golkar provinsi. Sesuai urutan yang terbanyak setelah almarhum,” katanya.

Menurut Ketua DPD Golkar Pati ini , proses PAW memang cukup panjang karena terdapat beberapa persyaratan dan kelengkapan administratif yang harus dipenuhi. Namun, sejumlah kekurangan dokumen yang sebelumnya menjadi kendala kini telah diselesaikan.

“Kalau kemarin ada beberapa yang kurang, Alhamdulillah tinggal menunggu. Kami akan komunikasikan supaya dalam secepatnya. Kami berharap September awal,” tuturnya.

Pengisian kursi yang kosong tersebut dinilai penting bagi keberlangsungan kerja Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Pati. Setelah anggota pengganti dilantik, komposisi fraksi diharapkan kembali lengkap sehingga fungsi DPRD, mulai dari legislasi, pengawasan hingga penganggaran, dapat berjalan secara optimal.

Golkar Pati pun menyatakan akan terus melakukan komunikasi dengan pihak terkait agar seluruh proses PAW dapat diselesaikan sesuai target. (ADV)