Ribuan Siswa Ramaikan Festival Literasi Pati, DPRD Tekankan Pentingnya Saring Informasi -->

Header Menu

Ribuan Siswa Ramaikan Festival Literasi Pati, DPRD Tekankan Pentingnya Saring Informasi

Jumat, 21 Agustus 2026


PATI – JurnalSatuu.com,
Festival Literasi di Kabupaten Pati tidak hanya menjadi ajang untuk mendorong kebiasaan membaca. Kegiatan yang diikuti ribuan pelajar tersebut juga dinilai penting untuk membangun kemampuan generasi muda dalam memahami dan menyaring informasi di tengah perkembangan teknologi.

Festival Literasi digelar di GOR Pesantenan Pati, Rabu (19/8/2026). Kegiatan perdana tersebut melibatkan pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan Harischandra, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, festival dapat membuka kesempatan bagi pelajar untuk menambah wawasan, pengalaman, serta mengembangkan kreativitas.

Danu menilai budaya membaca saat ini menghadapi tantangan karena anak-anak dan generasi muda memiliki banyak pilihan hiburan serta sumber informasi melalui perangkat digital.

“DPRD Kabupaten Pati mengapresiasi kegiatan ini karena dapat menambah relasi dan wawasan bagi masyarakat Kabupaten Pati. Terutama anak-anak sekarang yang cenderung mulai malas membaca, sehingga adanya pekan literasi ini diharapkan bisa meningkatkan minat baca,” ungkap Danu.

Dalam festival tersebut, peserta tidak hanya diajak membaca. Sejumlah perlombaan juga diselenggarakan sebagai ruang untuk menampilkan kemampuan dan kreativitas para pelajar.

Bagi Danu, konsep tersebut penting karena pengertian literasi tidak sebatas kemampuan membaca buku. Generasi muda juga harus memiliki kemampuan memahami informasi, mengolah informasi, dan menentukan apakah informasi yang diterima dapat dipercaya.

Hal tersebut menjadi semakin penting karena arus informasi digital bergerak sangat cepat. Tanpa kemampuan berpikir kritis, anak-anak berpotensi menerima informasi secara mentah atau bahkan ikut menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Danu berharap Festival Literasi dapat dilanjutkan sebagai agenda rutin dengan konsep yang semakin menarik. Dengan keberlanjutan kegiatan, minat membaca di Kabupaten Pati diharapkan tumbuh secara bertahap.

Ia juga mendorong sekolah dan masyarakat ikut menggaungkan gerakan gemar membaca. Menurutnya, budaya literasi yang kuat dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk memperluas pengetahuan sekaligus menghadapi perubahan zaman.

DPRD Kabupaten Pati berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kemeriahan festival, tetapi mampu membangun kebiasaan membaca dan berpikir kritis yang terus diterapkan pelajar dalam kehidupan sehari-hari. (ADV)