Muslihan Ajak Generasi Muda dan Tokoh Masyarakat Rawat Kerukunan Pati -->

Header Menu

Muslihan Ajak Generasi Muda dan Tokoh Masyarakat Rawat Kerukunan Pati

Senin, 17 Agustus 2026


PATI – JurnalSatuu.com,
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati Muslihan mengajak generasi muda dan tokoh masyarakat memperkuat sinergi untuk menjaga kerukunan serta kondusivitas daerah. Pesan tersebut disampaikan dalam refleksi HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di kediamannya, Minggu (16/8/2026) malam.

Kegiatan yang juga dihadiri berbagai elemen masyarakat itu mengusung tema “Merajut Makna Merdeka, Menyatukan Perbedaan, Menyalakan Api Semangat Kebersamaan”. Muslihan menilai tema tersebut relevan dengan kondisi masyarakat yang hidup dalam keberagaman.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh pemuda dan organisasi kemasyarakatan. Di antaranya Ketua PC PMII Pati, Ketua HMI Pati, Presiden BEM/DEMA salah satu kampus di Pati, Ketua Pagar Nusa Pati, serta perwakilan organisasi lainnya.

Menurut Muslihan, menjaga persatuan bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, rukun, dan kondusif.

Ia menilai peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat. Perbedaan yang ada seharusnya dapat dikelola menjadi kekuatan bersama untuk mendorong kemajuan daerah.

”Merdeka itu ketika kita mampu menjadikan perbedaan sebagai perekat, bukan pemisah. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus kita nyalakan demi kemajuan bersama, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Muslihan di sela kegiatan.

Selain menjaga kerukunan, Muslihan menekankan pentingnya membangun komunikasi antara generasi muda dan tokoh masyarakat. Menurutnya, sinergi lintas generasi dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Pati.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Warga dan para pemuda mengikuti refleksi kemerdekaan dalam suasana guyub hingga seluruh rangkaian acara berakhir.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para peserta mendoakan keselamatan, kedamaian, serta kesejahteraan bangsa dan masyarakat Kabupaten Pati.

Setelah doa, acara dilanjutkan dengan makan bersama. Momen tersebut sekaligus menjadi penutup kegiatan sekaligus memperkuat suasana silaturahmi antarunsur masyarakat yang hadir. (ADV)