PATI – JurnalSatuu.com, Pembangunan Kabupaten Pati di usia ke-703 dinilai perlu semakin menempatkan kualitas masyarakat sebagai salah satu fokus utama. Kemajuan daerah, menurut Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Hj. Muntamah, MM., M.Pd., tidak cukup hanya ditandai dengan pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi.
Muntamah menyampaikan pandangan tersebut dalam momentum peringatan Hari
Jadi Kabupaten Pati ke-703 tahun 2026. Ia berharap hari jadi kali ini dapat
menjadi titik untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas
sumber daya manusia sekaligus memperluas pemerataan kesejahteraan.
Ia menilai terdapat sejumlah sektor yang memiliki peran penting dalam
membentuk SDM berkualitas. Pendidikan, kesehatan, keterampilan, dan karakter
generasi muda perlu terus diperkuat agar masyarakat Pati mampu menghadapi
perkembangan zaman.
“SDM yang unggul akan menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan
perkembangan zaman, termasuk transformasi digital dan persaingan global,” ujar
Muntamah.
Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan dapat memberikan manfaat jangka
panjang bagi daerah. Ketika generasi muda memiliki kemampuan, kreativitas, dan
penguasaan teknologi, mereka tidak hanya berpotensi masuk ke dunia kerja,
tetapi juga dapat menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
Selain aspek SDM, pemerataan pembangunan juga menjadi perhatian. Muntamah
berharap masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan memperoleh manfaat
pembangunan yang sama dengan masyarakat di kawasan perkotaan.
Ia menekankan bahwa pembangunan harus berorientasi pada kepentingan
masyarakat secara luas. Karena itu, kebijakan daerah perlu memperhatikan
penguatan ekonomi kerakyatan, kualitas pelayanan publik, serta keberadaan
kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan.
“Karena itu, pemerataan pembangunan, penguatan ekonomi kerakyatan,
peningkatan pelayanan publik, serta perlindungan terhadap kelompok masyarakat
yang rentan harus terus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.
Muntamah berharap usia Pati yang telah mencapai lebih dari tujuh abad dapat
menjadi dorongan untuk membangun daerah secara berkelanjutan. Pembangunan yang
ideal, menurutnya, adalah pembangunan yang tidak hanya terlihat dari kemajuan
wilayah, tetapi juga tercermin melalui peningkatan kualitas dan kesejahteraan
masyarakat. (Adv)
.png)