PATI – JurnalSatuu.com, Komisi D DPRD Kabupaten Pati menyatakan akan mengawal kebutuhan anggaran untuk cabang olahraga woodball dalam pembahasan tahun anggaran 2027. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen legislatif dalam mendukung perkembangan sektor olahraga di daerah.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan
pihaknya akan memperhatikan usulan agar dukungan anggaran untuk woodball dapat
ditingkatkan pada tahun depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bandang saat menghadiri pembukaan turnamen
woodball bersama Dinas Olahraga Pati beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu,
ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Pati memiliki komitmen untuk memberikan
perhatian terhadap kebutuhan olahraga yang berkaitan dengan kepentingan
masyarakat.
“Kita akan mengawal anggarannya agar tahun depan bisa lebih besar lagi.
Pokoknya jangan khawatir, kami sudah mendapat perintah dari Pak Ketua untuk
mengawal anggarannya,” tegas Bandang.
Menurutnya, dukungan anggaran menjadi salah satu faktor penting dalam
menjalankan berbagai program pemerintah secara optimal. Karena itu, pembahasan
anggaran perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan yang ada di
lapangan.
Bandang menyebut perkembangan woodball juga patut diperhatikan karena
olahraga tersebut mulai diminati anak-anak muda. DPRD Kabupaten Pati, kata dia,
akan mencermati setiap pembahasan anggaran yang berkaitan dengan kepentingan
publik, termasuk sektor olahraga.
Ia berharap peningkatan anggaran yang nantinya diberikan dapat memberikan
manfaat lebih luas kepada masyarakat. Pengalokasian anggaran juga diharapkan
tidak hanya bertambah secara nominal, tetapi benar-benar diarahkan untuk
kebutuhan yang tepat sasaran serta mendukung program prioritas pemerintah.
Di sisi lain, DPRD Kabupaten Pati tetap akan mempertimbangkan kemampuan
keuangan daerah sebelum menentukan besaran dukungan anggaran. Dengan
pertimbangan tersebut, kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan tanpa
mengabaikan kondisi fiskal daerah.
“Intinya kami di Komisi D akan terus mengawal. Apa yang menjadi kebutuhan
masyarakat akan kami perjuangkan dalam pembahasan anggaran, tentunya dengan
tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah,” tandasnya. (ADV)
