PATI – JurnalSatuu.com, Dugaan kasus perundungan yang menyeret nama MTs Islam Wangunrejo, Kabupaten Pati, masih dalam proses penyelidikan. Untuk mengungkap kronologi secara menyeluruh, Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pati akan menggelar rekonstruksi di lokasi kejadian setelah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak.
Rapat koordinasi yang digelar
pada Sabtu (1/8/2026) mempertemukan Kementerian Agama Kabupaten Pati, pihak
madrasah, kepolisian, serta instansi terkait guna mengklarifikasi informasi
yang berkembang di masyarakat.
Hasil pembahasan sementara
menyebutkan bahwa insiden bermula ketika beberapa siswa bermain siram-siraman
air usai melaksanakan salat. Korban yang mencoba menghindar kemudian memanjat
pagar, tetapi tangannya terjepit hingga mengalami luka serius.
Rekonstruksi akan dilakukan untuk
memastikan apakah seluruh rangkaian peristiwa sesuai dengan keterangan saksi
serta kondisi di lokasi kejadian. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi
dasar dalam menyimpulkan penyebab insiden tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Pati, Ahmad Syaikhu, mengajak masyarakat agar tidak terbawa spekulasi
yang berkembang di media sosial sebelum aparat menyelesaikan penyelidikannya.
"Kami mengajak masyarakat
untuk menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian," tegas
Ahmad Syaikhu.
Ia menambahkan, Kemenag akan
terus mendampingi proses penanganan dengan berkoordinasi bersama kepolisian,
pihak madrasah, dan keluarga korban. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan
perkara berjalan secara profesional, objektif, dan memberikan kepastian
berdasarkan hasil penyelidikan resmi.
(RED)
.jpeg)