PATI – JurnalSatuu.com, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang beredar menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menilai penyebaran hoaks dan informasi provokatif dapat mengganggu keharmonisan serta memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Ali mengatakan derasnya arus informasi digital menjadi salah satu tantangan
dalam menjaga persatuan. Berbagai informasi dapat dengan cepat menyebar melalui
media sosial, pamflet, maupun flyer.
Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung mempercayai informasi yang
diterima. Verifikasi menjadi langkah penting sebelum sebuah informasi
diteruskan kepada orang lain.
“Kita harus menjadi masyarakat yang cerdas dan tangguh. Jangan mudah
terprovokasi oleh berita di media sosial maupun pamflet atau flyer yang sengaja
disebarkan untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif dan memecah belah
bangsa. Biasakan berpikir jernih serta lakukan verifikasi terhadap setiap
informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kepada orang lain,” kata Ali.
Menurutnya, generasi muda menjadi salah satu kelompok yang perlu
mendapatkan perhatian dalam persoalan literasi digital. Kemampuan memilah
informasi diperlukan agar ruang digital tidak menjadi tempat berkembangnya
provokasi maupun disinformasi.
Ali berharap momentum HUT RI ke-81 dapat digunakan untuk memperkuat kembali
semangat persaudaraan. Nilai gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, dan
sikap saling menghormati dinilai perlu terus dijaga dalam kehidupan
bermasyarakat.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan buah perjuangan seluruh
rakyat Indonesia dari berbagai latar belakang. Karena itu, menyambut Dirgahayu
Republik Indonesia ke-81, mari kita bersama-sama menjaga suasana yang damai,
aman, dan penuh semangat gotong royong,” ujarnya.
Ia menegaskan menjaga persatuan merupakan tanggung jawab seluruh elemen
bangsa. DPRD Kabupaten Pati juga menyatakan komitmennya untuk ikut memberikan
edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya literasi digital dan pencegahan
penyebaran berita bohong.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, dan
berbagai unsur masyarakat akan terus didorong untuk menjaga keharmonisan
sosial.
Ali pun mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang
memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya nyata, kebijaksanaan, dan
kepedulian terhadap sesama. Selamat menyongsong Dirgahayu Republik Indonesia
ke-81. Bersatu, jernih berpikir, dan terus maju untuk Indonesia,” pungkasnya.
(ADV)
