Buka Festival Adhi Loka, Plt Bupati Pati: Pembangunan Fisik dan Budaya Harus Selaras -->

Header Menu

Buka Festival Adhi Loka, Plt Bupati Pati: Pembangunan Fisik dan Budaya Harus Selaras

Senin, 10 Agustus 2026

 Festival Adhi Loka Pati 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-703 Pati

PATI – JurnalSatuu.com,
Karnaval Budaya Festival Adhi Loka Pati 2026 resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Risma Ardhi Chandra, di alun-alun kabupaten setempat, Sabtu (8/8/2026) malam. Event yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-703 Pati, ini diharapkan menjadi etalase keberagaman budaya dari seluruh kecamatan. Setiap pertunjukan dan karya yang ditampilkan diharapkan tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa nilai edukasi bagi generasi muda.

“Jadikan karnaval ini sebagai ruang untuk mengenalkan kekayaan budaya Pati kepada generasi muda. Budaya harus terus hidup, tumbuh, dan menjadi bagian dari perjalanan masyarakat,” tutur Chandra.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. Kebudayaan juga harus mendapat ruang khusus, dalam arah pembangunan Pati.

“Pembangunan di Kabupaten Pati harus berjalan selaras antara pembangunan fisik dan pembangunan kebudayaan, di mana kebudayaan menjadi cahaya yang menerangi perjalanan pembangunan menuju Kabupaten Pati yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar Chandra.

Disampaikan, saat ini telah pihaknya memiliki enam karya budaya yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Dua di antaranya, yakni Gongcik dan Kethoprak, yang ditetapkan pada 2025.

“Capaian ini menunjukkan bahwa Pati memiliki kekayaan budaya yang harus terus dirawat, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, festival tersebut juga diarahkan untuk memberikan dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Kehadiran pelaku UMKM dan potensi wisata daerah menjadi bagian dari ekosistem kegiatan, yang mempertemukan budaya dengan aktivitas ekonomi lokal. Dia menilai, penguatan sektor budaya, pariwisata, dan UMKM dapat berjalan beriringan untuk membuka ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat.