PATI – JurnalSatuu.com, Semangat menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat turut diwujudkan melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pati. Sebanyak dua rumah warga menjadi sasaran program yang digagas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Pati bersama Forum Pengembang Perumahan Pati Indonesia (FPPPI).
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, turut
mendampingi Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dalam peresmian dimulainya
program tersebut di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo.
Bu Ning, sapaan Endah Sri Wahyuningati, menyebut program tersebut sebagai
bentuk kepedulian para pengembang perumahan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap
program Presiden terkait pembangunan 3 juta rumah.
Pelaksanaan bedah rumah tersebut juga berkaitan dengan momentum Hari
Perumahan Nasional (Hapernas) 2026. Sebelumnya, peletakan batu pertama telah
dilakukan sebagai tanda dimulainya pembangunan bagi keluarga kurang mampu.
“Ini adalah dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas)
tahun 2026. Kemarin telah dilaksanakan peletakkan batu pertama program bedah
rumah bagi keluarga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian dan sinergi dalam
mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat,” ungkap Bu Ning.
Ia menegaskan, perhatian terhadap hunian masyarakat tidak seharusnya hanya
berorientasi pada pembangunan fisik. Rumah yang layak juga menjadi bagian dari
pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi
keluarga.
DPRD Kabupaten Pati pun menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan
program tersebut. Lembaga legislatif berharap bantuan serupa dapat menyentuh
masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya warga yang masih tinggal di
rumah dengan kondisi tidak layak huni.
Bu Ning juga mendorong agar kerja sama antara pemerintah daerah dan
kalangan pengembang dapat terus berkembang sehingga manfaat program tidak
berhenti pada dua rumah yang menjadi sasaran awal.
“Semoga kolaborasi antara pemerintah dengan FPPI ini bisa terus tumbuh
serta menghadirkan rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat,”
tandasnya. (ADV)
