PATI – JurnalSatuu.com, DPRD Kabupaten Pati menaruh perhatian serius terhadap proses seleksi peserta didik Program Sekolah Rakyat. Melalui Komisi D, DPRD meminta Dinas Sosial (Dinsos) melakukan validasi data secara menyeluruh agar program pendidikan tersebut benar-benar dinikmati oleh anak-anak dari keluarga miskin dan kurang mampu.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan bahwa
tujuan utama Sekolah Rakyat adalah memperluas akses pendidikan bagi kelompok
masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi. Oleh sebab itu,
proses penerimaan peserta tidak boleh dilakukan secara asal, melainkan harus
berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami harus memastikan bersama Dinsos, bahwa siswa-siswi yang masuk di
Sekolah Rakyat ini berasal dari keluarga miskin atau tidak mampu," ungkap
Teguh.
Ia menegaskan bahwa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) harus menjadi
rujukan utama dalam menentukan calon peserta didik. Menurutnya, penggunaan data
resmi akan membantu memastikan bantuan pendidikan diberikan kepada pihak yang
benar-benar membutuhkan.
Selain aspek validasi, DPRD Kabupaten Pati juga mendorong pemerintah desa,
kecamatan, hingga perangkat wilayah untuk berperan aktif menyampaikan informasi
mengenai Program Sekolah Rakyat kepada masyarakat. Dengan sosialisasi yang
lebih luas, keluarga sasaran diharapkan tidak tertinggal informasi mengenai
kesempatan memperoleh akses pendidikan tersebut.
Teguh menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Pati terus melakukan pemantauan
terhadap pelaksanaan program melalui laporan yang diterima dari Dinas Sosial.
Hasil pemantauan sementara menunjukkan bahwa peserta yang telah diterima
sebagian besar memang berasal dari keluarga kurang mampu.
"Kami pantau dan ada laporan memang yang diterima di sana orang tidak
mampu. Kalau ada yang mampu diterima ya ada tanda kutip dan perlu
dipertanyakan," tegasnya.
Menurut Teguh, apabila di kemudian hari ditemukan peserta yang tidak
memenuhi kriteria namun tetap diterima, maka kondisi tersebut perlu dievaluasi
agar tidak mencederai tujuan Program Sekolah Rakyat. DPRD Kabupaten Pati akan
terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh proses berjalan
sesuai aturan.
Melalui validasi data yang akurat, sosialisasi yang merata, serta
pengawasan yang berkelanjutan, DPRD Kabupaten Pati berharap Program Sekolah
Rakyat mampu menjadi instrumen efektif dalam membuka akses pendidikan bagi
masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di
Kabupaten Pati. (Adv)
