Inovasi PG Trangkil Dapat Apresiasi DPRD Pati, Varietas PSKA 095 Dinilai Perkuat Swasembada Gula -->

Header Menu


Inovasi PG Trangkil Dapat Apresiasi DPRD Pati, Varietas PSKA 095 Dinilai Perkuat Swasembada Gula

Jumat, 24 Juli 2026


PATI – JurnalSatuu.com,
Pengembangan varietas tebu unggul PSKA 095 oleh Pabrik Gula (PG) Trangkil mendapat apresiasi dari Komisi B DPRD Kabupaten Pati. Inovasi tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendukung program swasembada gula melalui peningkatan hasil panen petani.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati yang juga Ketua DPC APTRI PG Trangkil, Kamari, mengatakan varietas PSKA 095 mulai banyak diminati petani karena memiliki berbagai keunggulan dibandingkan varietas yang selama ini dibudidayakan.

Menurutnya, sejumlah varietas lama telah mengalami penurunan performa sehingga diperlukan inovasi baru yang mampu menghasilkan bobot panen lebih tinggi dengan biaya budidaya yang lebih hemat.

"Petani sangat antusias menanam PSKA 095. Ke depan varietas ini berpotensi menggantikan varietas-varietas lama yang sudah mengalami degradasi," tutur Kamari.

Ia menjelaskan bahwa PG Trangkil terus memperkuat kemitraan dengan petani melalui berbagai program peningkatan produksi. Program tersebut mencakup bongkar ratoon, pengembangan pembibitan, hingga penyaluran bantuan benih PSKA 095 kepada petani.

Kamari menilai pola kemitraan tersebut berjalan dengan baik. Bahkan, petani yang telah memperoleh bantuan benih kini secara mandiri mengenalkan varietas PSKA 095 kepada petani lain karena telah merasakan manfaatnya secara langsung.

"Program yang diberikan PG Trangkil kepada petani telah dilaksanakan dengan baik. Petani yang menerima bantuan benih PSKA 095 kini turut menyebarluaskan kepada petani lainnya karena mereka merasakan sendiri keunggulannya, baik dari bobot, rendemen, maupun produktivitasnya," jelasnya.

Selain meningkatkan produktivitas, varietas PSKA 095 juga dinilai lebih efisien dalam penggunaan pupuk sehingga mampu menekan biaya produksi. Kondisi tersebut memberikan keuntungan ekonomi bagi petani sekaligus meningkatkan daya saing usaha perkebunan tebu.

Komisi B DPRD Pati berharap inovasi yang dikembangkan PG Trangkil dapat terus diperluas sehingga semakin banyak petani memperoleh akses terhadap varietas unggul tersebut. Dengan produktivitas yang terus meningkat dan kemitraan yang semakin kuat, sektor pergulaan di Kabupaten Pati diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pencapaian swasembada gula nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tebu. (Adv)