PATI – JurnalSatuu.com, Komisi C DPRD Kabupaten Pati memberikan apresiasi terhadap peluncuran Program Trayek Angkutan Sekolah AKU SADAR (Awak Angkutan Perdesaan Berdaya dan Sejahtera) yang digagas Dinas Perhubungan Kabupaten Pati. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menghadirkan transportasi yang aman sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengatakan masih banyak
siswa tingkat SMP yang menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke sekolah
meski belum memiliki SIM maupun perlengkapan keselamatan yang memadai.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera diatasi melalui penyediaan moda
transportasi yang lebih aman sehingga siswa tidak lagi bergantung pada
kendaraan pribadi.
"Kita lihat sekarang banyak anak-anak SMP belum punya SIM dan tidak
pakai helm, berboncengan lebih dari dua. Makanya program angkutan ini harus
kita dukung," ungkap Joni Kurnianto.
Ia menegaskan bahwa seluruh armada angkutan sekolah harus memenuhi standar
kelayakan jalan sebelum dioperasikan. Hal itu penting agar keselamatan dan
kenyamanan pelajar selama perjalanan menuju sekolah benar-benar terjamin.
Joni juga menilai keberhasilan program tidak hanya bergantung pada
penyediaan armada, tetapi juga membutuhkan komitmen seluruh pihak dalam
melakukan pengawasan terhadap siswa.
Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab memberikan edukasi mengenai
keselamatan berlalu lintas, sementara orang tua harus memastikan anak-anaknya
menggunakan moda transportasi yang aman. Di sisi lain, aparat kepolisian juga
diharapkan terus melakukan pengawasan terhadap pelajar yang belum memenuhi
syarat berkendara.
"Sekolah, guru, orang tua, dan kepolisian harus bersama-sama mengawasi
agar siswa yang belum memenuhi syarat tidak membawa sepeda motor ke
sekolah," jelasnya.
DPRD Pati berharap Program AKU SADAR menjadi awal dari pengembangan sistem
transportasi pelajar yang lebih baik di Kabupaten Pati. Selain meningkatkan
keselamatan siswa, program tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran
masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sejak usia dini sehingga
angka kecelakaan pelajar dapat terus ditekan. (Adv)
.png)