PATI – JurnalSatuu.com, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengingatkan seluruh pihak agar pelaksanaan proyek perbaikan jalan yang dibiayai anggaran ratusan miliar rupiah benar-benar berjalan sesuai aturan. Menurutnya, pengawasan harus dilakukan secara serius agar tidak muncul penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat maupun keuangan daerah.
Peringatan tersebut disampaikan menyusul digelontorkannya anggaran sekitar Rp210
miliar untuk penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Pati. Dana
tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas jalan di berbagai wilayah
sehingga mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar.
Ali Badrudin menegaskan, besarnya anggaran harus diimbangi dengan
pengawasan yang maksimal sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga
penyelesaian pekerjaan. Ia tidak ingin proyek strategis tersebut justru
menimbulkan persoalan hukum akibat adanya penyalahgunaan anggaran.
"Ini harus diawasi jangan sampai ada penyelewengan di kemudian
hari," tegas Ali Badrudin.
Menurutnya, fungsi pengawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah
maupun DPRD semata. Keterlibatan masyarakat dinilai sangat penting untuk
memastikan setiap pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi yang telah
ditetapkan.
Ali mengatakan, masyarakat saat ini memiliki akses informasi yang luas
melalui media sosial. Kondisi tersebut dapat menjadi sarana pengawasan publik
terhadap proyek-proyek pemerintah. Jika ditemukan pekerjaan yang dinilai tidak
sesuai, masyarakat dapat menyampaikan laporan maupun informasi agar segera
ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
"Berita-berita tentang jalan kan bagus, ini harus diawasi. Masyarakat
sekarang kan sudah pintar, ada medsos di-posting pasti viral," ujarnya.
Berdasarkan perkembangan yang ada, hingga Juli 2026 Pemerintah Kabupaten
Pati telah menyelesaikan perbaikan jalan di 27 titik ruas jalan yang tersebar
di sejumlah kecamatan hingga wilayah Margorejo. Pekerjaan tersebut merupakan
bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas infrastruktur yang selama
ini menjadi kebutuhan masyarakat.
Perbaikan jalan diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas
warga, terutama dalam mendukung kelancaran transportasi, distribusi hasil
pertanian, perdagangan, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pati juga telah menyiapkan langkah
lanjutan agar penanganan jalan rusak dapat berlangsung lebih cepat pada tahun
mendatang. Salah satunya melalui penambahan alokasi anggaran pemeliharaan jalan
dalam APBD Murni Tahun 2027.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa penambahan
anggaran tersebut diharapkan mampu mempercepat respons pemerintah terhadap
kerusakan jalan yang muncul di berbagai wilayah.
"Melalui penambahan anggaran pada APBD Murni Tahun 2027, Pemerintah
Kabupaten Pati menargetkan pelayanan penanganan jalan rusak nantinya dapat
berlangsung lebih cepat," kata Risma Ardhi Chandra.
Dengan adanya pengawasan dari DPRD, pemerintah daerah, media massa, dan
masyarakat, pelaksanaan proyek perbaikan jalan di Kabupaten Pati diharapkan
berjalan transparan, akuntabel, serta menghasilkan infrastruktur yang
berkualitas sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat
dalam jangka panjang. (Adv)
