PATI – JurnalSatuu.com, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin mengaku belum memperoleh informasi resmi terkait kabar pengunduran diri Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Rini Susilowati. Bahkan, hingga Senin (22/6/2026), pihak legislatif belum menerima surat tembusan mengenai keputusan tersebut.
Ali menyampaikan bahwa kabar tersebut justru pertama kali ia dengar dari kalangan media. Karena itu, pihaknya akan segera mencari tahu kebenaran informasi tersebut kepada pihak terkait, termasuk kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
“Sampai detik ini kami belum mendengar dan mendapatkan kabar atau surat tembusan tentang pengunduran Bu Rini dari Direktur RSUD Soewondo. Kalau teman-teman media hari ini bilang begitu nanti kita cari tahu,” ujar Ali kepada awak media.
Menurutnya, apabila benar dr. Rini mengundurkan diri dari jabatan Direktur RSUD Soewondo, maka DPRD Kabupaten Pati semestinya menerima surat tembusan yang ditujukan kepada pemerintah daerah. Namun sampai saat ini, surat tersebut belum diterima oleh lembaga legislatif.
“Kalau beliaunya mengundurkan diri, setidaknya tembusannya ke Pak Plt Bupati Pati dan ke DPRD juga. Tapi sampai saat ini kami di DPRD belum menerima,” katanya.
Ali mengaku cukup menyayangkan apabila kabar tersebut benar adanya. Sebab selama ini dr. Rini dinilai telah memberikan kontribusi dalam pengembangan pelayanan kesehatan di RSUD RAA Soewondo Pati.
Kendati demikian, dirinya tetap menghormati keputusan yang diambil oleh dr. Rini. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama memimpin rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Sementara itu, alasan di balik keputusan dr. Rini Susilowati untuk melepaskan jabatannya hingga kini masih belum diketahui secara pasti. DPRD Kabupaten Pati berencana melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan kebenaran informasi tersebut. (Red)
