Infrastruktur Pertanian Terancam, DPRD Soroti Kerusakan Jalan Pasar Hewan–Bringinwareng -->

Header Menu


Infrastruktur Pertanian Terancam, DPRD Soroti Kerusakan Jalan Pasar Hewan–Bringinwareng

Selasa, 23 Juni 2026

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Jaza Khoerul Sofyan

PATI
– JurnalSatuu.com, Kerusakan ruas jalan Pasar Hewan–Bringinwareng di Kecamatan Winong dinilai tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas pertanian masyarakat. Karena itu, DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah segera melakukan penanganan terhadap jalan yang mengalami kerusakan cukup berat tersebut.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Jaza Khoerul Sofyan, menyebut kondisi jalan saat ini sudah memerlukan perhatian serius. Banyak bagian jalan mengalami kerusakan berupa lubang dan permukaan yang tidak rata sehingga menyulitkan kendaraan yang melintas.

Menurutnya, persoalan tersebut semakin kompleks karena kondisi penerangan jalan di kawasan itu masih terbatas. Akibatnya, risiko kecelakaan meningkat ketika malam hari, terutama bagi pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan secara detail.

“Saya sudah sempat berkomunikasi dengan pihak PU agar jalan tersebut segera diperbaiki. Minimal dilakukan penambalan terlebih dahulu karena kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan,” tutur Saprol.

Ia menjelaskan bahwa jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Selain menjadi jalur alternatif transportasi, ruas jalan itu juga menjadi akses utama menuju kawasan pertanian yang cukup luas di wilayah Winong.

Setiap hari, petani memanfaatkan jalan tersebut untuk mengangkut hasil panen, pupuk, maupun kebutuhan produksi lainnya. Karena itu, kualitas infrastruktur jalan sangat berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas pertanian dan distribusi hasil produksi.

Saprol menilai bahwa keberadaan jalan yang layak akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Selain mempercepat mobilitas warga, akses transportasi yang baik juga dapat membantu meningkatkan daya saing sektor pertanian daerah.

“Kalau jalannya mulus, akses pertanian juga akan lebih cepat dan mudah. Apalagi infrastruktur jalan ini dapat menjadi penunjang ketahanan pangan di Kabupaten Pati,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Jalan yang baik memungkinkan distribusi hasil pertanian berjalan lancar sehingga pasokan pangan dapat terjaga dengan baik.

DPRD Kabupaten Pati berharap DPUPR segera melakukan evaluasi dan penanganan terhadap kerusakan yang ada. Perbaikan jalan tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat setempat, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Apabila infrastruktur tersebut diperbaiki, masyarakat diyakini akan memperoleh manfaat ganda, yakni peningkatan keselamatan berlalu lintas serta kelancaran aktivitas ekonomi yang bertumpu pada sektor pertanian sebagai salah satu unggulan Kabupaten Pati. (Adv)