PATI - JurnalSatuu.com, Wakil Bupati Jepara, Ibnu Hajar, mendatangi kediaman keluarga korban tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa warganya, Kamis (17/9/2026).
Diketahui, terdapat tiga warga asal Jepara yang berada di dalam kapal nahas tersebut saat hendak berlayar menuju Kalimantan. Dari ketiganya, satu orang dipastikan selamat, yakni Abdul Kholeq (25), warga Mindahan Wuni RT 04 RW 01, Kecamatan Batealit. Sementara dua lainnya, Ilham Muhammad Rojab (21) dari Bantrung RT 04 RW 01, Kecamatan Batealit, dan Mashudi (27) dari Plajan RT 38 RW 06, Kecamatan Pakis Aji, hingga kini masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan.
Dalam pertemuan tersebut, Abdul Kholeq berkesempatan menceritakan langsung detik-detik menegangkan yang dialaminya melalui sambungan video call dengan Wabup, sejak kapal pertama kali menunjukkan tanda-tanda tidak normal hingga akhirnya tenggelam.
Kholeq menuturkan, insiden bermula saat kapal tengah berlayar pada Minggu dini hari. Ia mulai merasakan badan kapal perlahan miring, hingga kemudian membangunkan Ilham dan Mashudi untuk memberi tahu kondisi darurat tersebut. Situasi di atas kapal pun berubah panik saat para penumpang berupaya menyelamatkan diri masing-masing. Kholeq sendiri sempat berusaha naik ke bagian atas kapal untuk mengambil pelampung sebelum akhirnya KMP Virgo Transport 8 benar-benar tenggelam di tengah Laut Jawa.
Sebelum musibah terjadi, ketiganya diketahui berangkat dari Jepara dengan membawa muatan mebel menggunakan truk, dalam perjalanan menuju Kalimantan.
Menyikapi kondisi ini, Wabup Ibnu Hajar menyampaikan rasa prihatin sekaligus dukungan penuh kepada keluarga para korban. Ia berharap dua warga Jepara yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
"Semoga dua korban lainnya segera ditemukan dalam keadaan selamat. Pemerintah Kabupaten Jepara akan terus memberikan dukungan kepada keluarga korban," ujarnya.
Tak hanya memberikan dukungan moril, Pemerintah Kabupaten Jepara turut membantu proses kepulangan Abdul Kholeq ke kampung halaman, termasuk menanggung seluruh biaya transportasinya. Pemkab Jepara juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan proses pencarian, sekaligus menjalin koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait guna mendukung penanganan warga Jepara yang terdampak musibah ini.
Sementara itu, dari pihak keluarga, istri Mashudi, Dwi Bintang, mengungkapkan harapannya agar sang suami dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Harapan tersebut ia sampaikan di tengah upaya pencarian yang masih terus dilakukan oleh tim SAR hingga saat ini.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun Badan SAR Nasional (Basarnas), dari total 243 korban yang tercatat dalam insiden ini, sebanyak 114 korban telah berhasil dievakuasi. Rinciannya, 108 orang dalam kondisi selamat dan 6 orang meninggal dunia, sementara 129 korban lainnya masih dalam proses pencarian hingga berita ini diturunkan.
(Hms,Jtg)
