PATI – JurnalSatuu.com, Persoalan hama tikus yang menyerang lahan pertanian di wilayah selatan Kabupaten Pati, mencakup Kecamatan Tambakromo dan Kayen, kembali menjadi sorotan. Kondisi ini membuat sejumlah petani terpaksa meninggalkan profesinya dan mencari nafkah dengan cara merantau ke daerah lain.
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, menyampaikan keprihatinannya
atas kondisi tersebut. Menurutnya, petani yang tidak lagi mampu bertahan akibat
serangan hama akhirnya memilih beralih mata pencaharian di luar sektor
pertanian.
“Dia mengalihkan mata pencahariannya dengan merantau,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, komoditas yang seharusnya ditanam petani di wilayah
tersebut adalah jagung dan kacang hijau. Sayangnya, berbagai upaya pengendalian
hama yang telah dilakukan, termasuk penggunaan obat-obatan, tidak memberikan
hasil yang signifikan dalam menekan populasi tikus.
Warsiti menilai, meski organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah
melakukan penanganan, hasilnya masih dinilai belum maksimal. Ia menegaskan
pihaknya akan terus berupaya mencari solusi bersama dinas terkait untuk
mengatasi persoalan yang telah berlangsung lama ini.
“Kalau Dinas terkait itu saya sudah menyakini beliau-beliau sudah berupaya
semaksimal mungkin, tetapi bagaimanapun karena ini tugas mereka tugas bersama
bagaimana kita bisa meminimalisir hama tikus itu dengan berbagai cara. Juga
kita berupaya bagaimana untuk meminimalkan pakai apa itu nanti masih kita bahas
dengan dinas terkait,” jelasnya.
Ia menambahkan, serangan hama tikus ini sudah dirasakan petani wilayah
selatan sejak hampir tiga tahun terakhir. Bahkan, sebagian warga nekat
menggunakan setrum listrik sebagai cara membasmi tikus, meski berisiko
membahayakan keselamatan warga lain yang melintas di jalan-jalan sekitar lahan
pertanian.
“Sudah hampir tiga tahunan, hama tikus merajalela dan ini yang tidak bisa
diprediksi karena dengan adanya tikus itu sudah berupaya pakai obat ranjau dan
segalanya tidak mempan. Masyarakat memakai setrum dan itu membahayakan
masyarakat yang lewat karena berhubungan dekat jalan-jalan,” tandasnya. (ADV)
.jpg)