PATI – JurnalSatuu.com, Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pati memastikan proses Pengganti Antarwaktu (PAW) untuk mengisi kursi legislatif yang kosong akan dilaksanakan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan maupun ketentuan internal partai.
Langkah tersebut dilakukan menyusul wafatnya anggota DPRD Kabupaten Pati
dari Fraksi Golkar, Riyanto, pada April 2026, sehingga diperlukan pengisian
kursi agar representasi masyarakat di DPRD tetap berjalan optimal.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, mengatakan
bahwa pihaknya telah mengajukan proses PAW setelah masa 40 hari meninggalnya
almarhum.
Ia berharap sosok yang nantinya menggantikan Riyanto mampu memberikan
kontribusi nyata, baik untuk masyarakat maupun bagi Partai Golkar.
"Pastinya harus bisa berbuat dan berjuang lebih baik, mempertahankan
bahkan bisa menambah suara. Nanti dibahas lagi. Harus mempertimbangkan dan
mengatur terbaik serta memberikan kontribusi maksimal untuk Golkar," ujar
Endah.
Menurut Endah, penentuan calon PAW dilakukan berdasarkan ketentuan yang
berlaku sehingga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Seluruh tahapan harus
melewati proses administrasi yang melibatkan struktur partai hingga tingkat
pusat.
"Usulan kami sesuai aturan tidak boleh menyebut nama, tetapi urutan
kedua (suara terbanyak kedua). Sesuai aturan dari kita mengajukan, dari DPP
turun rekomendasi, baru itu usulan ke DPRD Kabupaten Pati," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa mekanisme tersebut bertujuan menjaga transparansi
serta memastikan proses pergantian anggota legislatif berjalan sesuai aturan
hukum.
Berdasarkan hasil Pemilu DPRD Kabupaten Pati, daerah pemilihan yang
ditinggalkan almarhum meliputi Kecamatan Dukuhseti, Tayu, Cluwak, Margoyoso,
dan Gunungwungkal atau Dapil II. Di wilayah tersebut, Moh Setyadi menjadi
peraih suara terbanyak dalam hasil pemilu.
Meski demikian, Endah menegaskan bahwa seluruh tahapan PAW masih harus
menunggu rekomendasi resmi dari DPP Partai Golkar sebelum diproses lebih lanjut
oleh DPRD Kabupaten Pati.
Fraksi Golkar berharap proses tersebut dapat segera rampung agar fungsi
representasi masyarakat kembali berjalan secara penuh. Kehadiran anggota dewan
yang baru juga diharapkan mampu meneruskan perjuangan almarhum Riyanto
sekaligus meningkatkan kinerja fraksi dalam mengawal berbagai kebijakan
pembangunan di Kabupaten Pati. (Adv)
